TB-HIV Care 'Aisyiyah Purworejo Gelar Capacity Building Program Management

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 28 September 2017 11:35 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mitranya dalam pengelolaan program pencegahan TB-HIV pada tanggal pada 26 hingga 27 September 2017.

Dikatakan Siti Nurhayati selaku Koordinator TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo bahwa hal ini dilakukan untuk menggandeng mitra untuk mencapai tujuan bersama.

“Adapun agenda hal ini dalam rangka menjalin sinergisitas dengan semua pihak terkait. Karena kami tidak dapat bekerja sendiri, harus banyak CSO/LSM terkait yang ada di Kabupaten Purworejo turut diajak,” ujar Siti Nurhayati pada Rabu (27/9) di Aula Lantai 2 Hotel Sanjaya Inn.

Adapun tema yang diangkat oleh Tim TB-HIV Care `Aisyiyah R-NFM Purworejo adalah ‘Capacity Building of CSO Program Management and Fundraising’ yang diikuti oleh 16 mitra lembaga swadaya masyarakat  dari berbagai elemen.

Materi yang disampaikan antara lain teknik manajemen program pemberdayaan masyarakat meliputi perencanaan program (logical framework dan perencanaan strategis) dan pengelolaan program serta evaluasi progam kesehatan TB-HIV. Sedangkan terkait fundraising yakni teknikfundraising, prinsip dan etika Fundraising Muhammadiyah Aisyiyah, persiapan perencanaan Fundraising, analisa mitra potensial dan teknik pembuatan proposal yang baik serta cara memasarkan dengan menawarkan kerjasama.

TB-HIV Care Aisyiyah sendiri merupakan program nasional yang mendapat dukungan dana dari Global Fund. Bantuan finansial itu akan terus berlanjut sampai tahun 2020 dengan adanya koordinasi pada Rakorwil TB-HIV Care `Aisyiyah Jawa Tengah.

Capacity Building Management and Fund Raising hari ini guna persiapkan 4 tahun ke depan, ketika pendanaan dari Global Fund selesai, program yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut dengan adanya aliansi yang bekerja bersama mendukung program penanggulangan dan pencegahan TB-HIV di Kabupaten Purworejo,” ungkap Siti.

Siti menjelaskan bahwa semenjak bulan Januari hingga Agustus 2017 lalu telah dilaksanakan progam  terdata dari para kader yang bertugas untuk  mendata di setiap titik di kecamatan, kemudian data terkumpul sebanyak 846 orang suspect dan diketahui 52 orang diantaranya dinyatakan positif mengidap penyakit TB.

Koordinator SR Community TB HIV Care `Aisyiyah Jateng 2 Muhammad Sabbardi, menekankan bahwasanya agenda TB-HIV Care hari ini menjadi agenda aksi nasional yang harus dilaksanakan bersama-sama dalam pencegahannya minimal penularannya dan kesembuhan bagi pasien.

“Bersama CSO 2 hari ini kita giatkan Capcity Building untuk penguatan CSO/LSM terkait penguatan internalisasi program, khususnya di tiap komunitas-komunitas pencegahan dan penanggulangan TB-HIV pada tiap daerah. Diberikan strategi terkait dengan pencegahan dan penaggulangan TB-HIV. Sehingga harapannya peran serta masyarakat yang diwakili oleh komunitas ini bisa melakukan program-pgogram yang telah direncanakan,” jelas Sabbardi.

Turut hadir sebagai pemateri bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo Agus Amin Fadillah dan Ketua Lazismu Kabupaten Purworejo Moh. Mansur. (dila)

Kontributor: Akhmad Musdani

 

 

 

 

 

 

Shared:
Shared:
1