IMM UM Purworejo: Mahasiswa Punya Kekuatan untuk Menggerakan Negeri

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 26 September 2017 09:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO -– Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelengarakan rangkaian Masa Ta`aruf (MASTA) IMM UM Purworejo sehari bersama untuk mengenal sesama. Agenda ini dilaksanakan di Auditorium Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Purworejo pada Sabtu (23/9).  

Siti Nur Chasanah Ketua Panitia menyampaikan bahwasanya masa ta`aruf merupakan ajang saling mengenal antar mahasiswa baru dan organisasi mahasiswa ini.

“Untuk ajang masa ini kami memilih tema Tak Kenal Maka Ta`aruf-Menyatu dalam Sebuah Ikatan. Hal ini diharapkan agar semua kawan-kawan benar-benar mengenal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah baik dari luar maupun dari dalam. Kemudian setelah mengenal bisa bergabung bersama kami untuk berorganisasi bersama. Belajar bersama-sama, belajar memanajemen waktu dan belajar banyak hal lainnya,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan masa ta`aruf.

Dalam forum masa ta`aruf ini dirangkai dalam beberapa rangkaian acara seperti penyampaian materi Ke-Islaman Kemuhammadiyahan sekaligus keorganisasian IMM, Motivasi Gerakan Mahasiswa, Treatikal Demonstrasi Mahasiswa, Performance Akustik Band, Performance Orasi Pemuda oleh kader, Apresiasi Puisi, Dinamika Kelompok dan pendukung lainnya.

Pada pemaparan materi pertama terkait keorganisasian IMM oleh Makhrus Ahmadi, Alumuni IMM sekaligus dosen UM Purwokerto menyampaikan tentang sejarah organisasi, maksud dan tujuan berdirinya IMM, posisi dan trilogi IMM, perkaderan formal-khusus IMM, piramida kader, hingga pola kepemimpinan IMM.

“Kalau bicara IMM pasti akan bicara tentang mahasiswa dan gerakan mahasiswa. Membahas keduanya kita akan dihadapkan pada bagaimanakah ciri-ciri mahasiswa itu. Seperti apa ?. yakni radikal (maju), universal, sistematis, analitis dan kritis,” ungkapnya.  

Sedangkan dalam penyampaian motivasi yang disambut riuh meriah oleh seluruh peserta Masa Ta`aruf disampaikan dari Eko Prasetyo, Pimpinan Social Movement Institute Yogyakarta mengatakan bahwa mahasiswa memiliki peran dalam menggerakan negeri.

“Sejarah semua perubahan di negeri ini yang menggerakkan mahasiswa. Seluruh politisi hingga pejabat negeri ini kebanyakan berasal dari pendidikan kampus. Pengalaman berorganisasi dan ketrampilan pengelolaan negara ada di mahasiswa. Kepercayaan tinggi dan besar rakyat masih pada mahasiswa sebagai kekuatan pengubah sejarah. Semua dimulai dari ber-Organisasi,” ungkapnya.  

Harapan dari diadakannya kegiatan ini yakni untuk membekali IMM UMP agar bisa memelihara eksistensi IMM.  (nisa)

Kontributor: Akhmad Musdani

 

 

Shared:
Shared:
1