Peduli Angka Kematian Ibu, UNISA Adakan Seminar Nasional Pre-eklampsia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 22 September 2017 08:46 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA -- Program Studi Ilmu Kebidanan Program  Magister (S-2) Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mengadakan seminar nasional dengan tema "Biomarker dan Pemeriksaan Klinis sebagai Precursor Screening Dini Pre-eklampsia dan Tindakan Medis di Pelayanan Kesehatan" pada Kamis (21/9) di Hall Baroroh Barried lantai 4 UNISA.

Dewi Pitriawati, Ketua panitia kegiatan mengatakan bahwa Seminar ini untuk mensosialisasikan faktor-faktor pre-eklampsia dan memberikan rekomendasi pada pemerintah, serta menggerakkan bidan sebagai pasukan paling lini untuk bergerak di tugasnya dari pelayanan primer dan sekunder.

Peserta pada kegiatan itu berasal dari wilayah Yogyakarta dan luar Yogyakarta, meliputi Padjajaran, Jawa Timur, Balikpapan dan berbagai daerah lainnya.. 

Salah satu pemateri pada seminar, Nunik Endang Sunarsih yang juga ketua PD IBI (Ikatan Bidan Indonesia) DIY menuturkan bahwa Pre-eklampsia memiliki banyak faktor, sehingga memang dibutuhkan upaya dari mulai pencegahan sampai pelayanan.  

"Yang perlu dilakukan untuk pencegahan pre-eklampsia ini adalah pengadaan biomarker dan skrining. Walau sejauh ini belum diketahui apa penyebabnya, tapi tetap harus ada pencegahan," ucap Nunik.

Lebih lanjut Nunik mengatakan bahwa pre-eklampsia menjadi salah satu penyebab kematian ibu dan anak tertinggi di Indonesia. Walau faktor penyebabnya belum bisa diketahui secara pasti, tetap pre-eklampsia bisa dideteksi sejak dini melalui biomarker dan skrining. 

"Skrining bisa dilakukan untuk mengetahui apakah ibu hamil tersebut beresiko pre-eklamasia atau tidak, sehingga bisa menjadi upaya pencegahan," ujarnya. 

Nunik berharap upaya untuk pemberantasan pre-eklampsia ini terus bisa dilakukan secara konsisten, karena hak tersebut guna mengurangi angka kematian ibu di Indonesia. (nisa)

Shared:
Shared:
1