Buktikan Tidak Hanya Jago Kandang, PTM Gandeng Perguruan Tinggi di Inggris dan Prancis

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 17 September 2017 14:14 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, INGGRIS – Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus berupaya meningkatkan mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) salah satunya yaitu dengan membangun kekuatan relasi dengan Perguruan Tinggi di luar negeri.

Dikatakan Lincolin Arsyad Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, PTM tidak bisa lagi hanya berpuas diri tanpa membangun relasi. “Kerjasama internasional diperlukan untuk lebih meningkatkan kualitas dosen, mahasiswa, lulusan, dan membangun jaringan global mutlak harus dilakukan agar peran PTM ke depan di masyarakat betul-betul dirasakan. Ini sekaligus untuk bisa terus bertahan dan berkembang di tengah persaingan ketat antarperguruan tinggi di tanah air,” jelas Lincolin ketika dihubungi pada Ahad (17/9).

Lincolin bersama 43 delegasi PTM se Indonesia pada tanggal 12 hingga 14 September 2017 lalu mengunjungi Kedutaan Besar RI di Londo. "Kita perlu belajar dari kampus-kampus kelas dunia bagaimana mereka bisa mengelola kampusnya secara profesional dan mendunia. Kita juga perlu go internasional dan tak hanya jago kandang,” jelas Lincolin.

Delegasi yang juga didampingi Edy Suandi Hamid Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ini diterima Dubes RI untuk Inggris Rizal Sukma dan Atdikbud Aminudin. Dalam pertemuan tersebut delegasi melaporkan kerjasama yang dibuat selama di Inggris dengan beberapa universitas, diantaranya Coventry, Wesminster, De Monfort, Harper Adams, dan Bredford University.

Dalam kesempatan itu, Rizal Sukma menyatakan dukungannya, dan akan membantu serta mengawal agar MOU yang ditandatangani ada implementasinya.

"Jika dari setiap PTM yang ikut MOU ini ada satu kegiatan saja dengan PT di sini, maka sudah terasa manfaatnya. Kita juga akan membantu kalau ada dosen yang ingin kerjasama dalam penulisan untuk jurnal dengan dosen di sini. Kami akan membantu dengan memberikan bantuan pembiayaannya," lanjut Rizal.

Edy Suandi Hamid yang mengelola kerja sama  untuk PTM, yang kini juga menjabat sebagai Rektor Universitas Widya Mataram, mengatakan ia akan mendorong agar PTM secara serius membangun kemitraan dengan Perguruan Tinggi bereputasi di dunia. Oleh karena itu, Diktilitbang PP Muhammadiyah juga menseleksi Perguruan Tinggi dijajaki untuk kerja sama.

Edy mencontohkan, pada Jumat (15/9) lalu, para delegasi telah menjajaki kerja sama dengan Universitas Paris 1 Pantheon Sorbonne, atau yang dikenal sebagai Paris 1.

“Ini merupakan Perguruan Tinggi terbaik di Prancis yang sudah ada sejak abad ke-13. Sebagian delegasi diterima langsung oleh Vice Provost untuk kerja sama internasional yaitu Maria Gravari," pungkas Edy. (adam)

 

Shared:
Shared:
1