IMM IPB Kuatkan Ideologi Kader Melalui DAD

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 11 September 2017 10:53 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BOGOR– Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tak hanya berkembang di perguruan tingi muhammadiyah, akan tetapi tumbuh juga di perguruan tinggi negeri (PTN), salah satunya di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kader dan anggota IMM IPB umumnya merupakan mahasiswa yang memiliki latar belakang keluarga Muhammadiyah, lulusan dari sekolah Muhammadiyah, maupun mahasiswa yang pernah aktif di ortom Muhammadiyah.

Akan tetapi, ada juga yang merupakan mahasiswa biasa yang tertarik bergabung dengan IMM untuk belajar islam dan Muhammadiyah. Oleh karena itu, IMM IPB mengadakan Darul Arqom Dasar(DAD)sebagai wadah dalam penanaman dan penguatan kembali ideologi muhammadiyah bagi kader dan anggotanya.

DAD IMM IPB dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 10 September 2017 bertempat di gedung sekretariat PDM Kota Bogor. Esti Ittaqillah, ketua panitia DAD IMM IPB mengatakan bahwa pelaksanaan perkaderan dilakukan untuk menanamkan dan memperkuat ideologi Muhammadiyah serta menumbuhkan rasa kebanggaan dengan IMM di lingkungan PTN.

 “karena pentingnya menanamkan, mempertahankan dan memperkuat ideologi muhammadiyah pada diri kader serta mengingat ruang dakwahnya ada di lingkungan perguruan tinggi negeri, itulah alasan dilaksanakanya DAD ini,ujar Esti.

Hadir dalam kegiatan ini dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)Kota Bogor, Pimpinan CabangIMM Bogor, dan Dewan Pimpinan DaerahIMM Jawa Barat dalam memberikan materi kepada peserta. Materi-materi yang disampaikan berkaitan dengan ideologi islam, nilai-nilai muhammadiyah dan pengenalan lebih dalam tentang IMM.

Ketua PC IMM Bogor, Arfiano dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada peserta bahwa bergabung dengan IMM berarti seseorang telah bermuhammadiyah dan berislam. “IMM adalah gerakan mahasiswa islam yang dimiliki oleh Muhammadiyah. Dengan ber-IMM berarti kita memiliki darah Muhammadiyah, dengan bermuhammadiyah berarti kita berislam,” kata Arfiano.  (Syifa)

Kontributor : Sulthon Arif Rakhman

 

Shared:
Shared:
1