Manfaatkan Sepeda Ontel, Mahasiswa UM Purwokerto Gagas Perpustakaan Keliling

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 04 September 2017 13:07 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID PURWOKERTO – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya perlu dilakukan di desa-desa tertinggal. Di daerah perkotaan pun banyak yang memerlukan sumbangsih pemikiran dari kalangan akademisi kampus.

Demikian pemikiran sepuluh orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), setelah mengobservasi Desa kebarongan yang di jadikan kegiatan KKN, mereka adalah Wildan, Linda, Jefri, Ayu, Rina, Wely, Sutrisno, Mila, Efi dan Fatimah. Sepeda ontel yang di modif menarik dijadikan alat perpustakaan keliling selama KKN berlangsung.

Kegiatan ini yang bertema " Ayo Membaca dan Bermain " diisi dengan acara-acara yang menarik bagi anak-anak, antara lain membaca dengan cepat, bermain dan bercerita, peminjaman buku dan bertujuan agar anak-anak dapat mengenal dan mencintai buku semenjak usia dini.

Disampaikan Wildan, Ketua KKN sekaligus pemerkasa Perpustakaan keliling mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan buku kepada anak-anak sejak usia dini, yang dikemas dalam kegiatan bermain sesuai dengan usia anak, melalui perpustakaan sepeda.

“Diharapkan anak-anak lebih mencintai buku dan memiliki kebiasaan membaca buku yang dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan yang kemudian diharapkan berimbas kepada peningkatan keterampilan dan kualitas hidup masyarakat,” ungap Wildan pada Senin (4/9).

Ketua LPPM  UMP Suwarno mengatakan,  ide dan pengabdian yang di lakukan oleh kelompok 18 Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas ini merupakan cara yang inovatif dan ramah lingkungan, dengan adanya  perpustakaan sepeda keliling ini sangat bermanfaan dan berguna untuk anak-anak khusuhnya untuk masyarakat desa kebarongan. (Wildan/Humas UMP)

Shared:
Shared:
1