Muhammadiyah Kutoarjo Tanamkan Semangat Berkurban

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 04 September 2017 10:36 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO–  Panitia Idul Adha 1438 H Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo menggelar rangkaian agenda guna memantapkan semangat berqurban.

Dijelaskan Abdul Rochim Ketua Panitia memaparkan pelaksanaan agenda semacam ini merupakan agenda tahunan yang telah rutin dilaksanakan dengan berbagai macam agendanya. “Rangkaian agenda yang kita laksanakan tahun ini yakni Shalat Idul Adha 1438 H berjamaah di Alun-alun Kec.Kutoarjo, Penyembelihan hewan qurban dan pendistribusian hasil sembelihan hewan kepada yang membutuhkan,”ungkapnya, Sabtu (2/9).

Ia mengatakanNabi Ibrahim dan Siti Hajar  mencintai Allah SWT jauh lebih besar daripada cintanya kepada segala sesuatu yang bersifat duniawi. Pengorbanannya keduanya amat besar sehingga memperoleh balasan yang amat besar pula.

“Sudahkah kita, orang tua, mencontohnya?. Dan sebagai kaum muda, Ismail adalah pemuda yang taat kepada Allah dan orang tuanya. Demi mencapai tujuan hidup yang mulia dan karena tahu bahwa yang dilakukannya merupakan kebenaran Ilahi, ia rela berkurban.Sudahkah, kita kaum muda, menirunya?. Semoga Allah mencerahkan hati dan pikiran kita,” jelas Rochim.

Ditambahkan Hermawan, dalam untaian khutbah Idul Adha 1438 H yang diselenggarakan di Alun-Alun Kecamatan Kutoarjo. “Hakikat Idul Adha yakni Idul Adha dapat berarti hari raya untuk memperingati peristiwa bersejarah, yakni kurban; Kurban membuktikan rasa pengabdian manusia kepada Allah SWT, dan Idul Adha mempererat rasa kekeluargaan dan kebersamaan,”ujarnya Hermawan.

Lanjutnya, berqurban merupakan ibadah menteladani keluarga Nabi Ibrahim. “Diantara bentuk keteladanan  dari keluarga Nabi Ibrahim AS, yang patut kita kaji dan kita laksanakan. Pertama, memegang prinsip kebenaran sejak muda hingga tua. Kedua, kritis. Keharusan berlaku baik pada siapapun tidak boleh menghilangkan daya kritis, Ketiga, kematangan pribadi. Keempat, semangat berusaha dan berjuang,”ujar Hermawan.  (Syifa)

Kontributor : Akhmad Musdani

 

.

 

 

 

Shared:
Shared:
1