Gandeng Muhammadiyah dan Berbagai LSM, Menlu RI Luncurkan HASCO untuk Rakhine State Myanmar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 31 Agustus 2017 16:23 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, bersama Aliansi Kemanusiaan Indonesia – Myanmar (AKIM) luncurkan program Humanitarian Assistance for Sustainable Community (HASCO) untuk Myanmar. Peluncuran tersebut dilaksanakan di Gedung Pancasila Kemenlu RI, Kamis (31/8).

HASCO merupakan sebuah program yang diprakarsai oleh AKIM dengan tujuan untuk memberikan bantuan bagi rakyat Myanmar dalam peningkatan kapasitas, pengiriman tenaga ahli, livelihood dan pemulihan.

Dalam sambutannya Retno menyampaikan apresiasi kepada AKIM yang telah menggagas program tersebut dan mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak seperti otoritas Myanmar dan Kofi Anan serta Kementerian Luar Negeri Bangladesh yang memiliki hubungan baik dengan Myanmar untuk turut serta menangani situasi yang terjadi di Myanmar saat ini. 

“Kofi Anan menyampaikan harapan dan apresiasi yang tinggi kepada Indonesia yang aktif melakukan upaya konstruktif dalam menangani situasi di Rakhine State, Myanmar,” papar Retno.

Retno juga menyampaikan bahwa program HASCO ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dengan organisasi sosial kemasyarakatan yang tergabung dalam AKIM dalam menjalankan komitmen untuk mendukung negara-negara sahabat yang membutuhkan bantuan.

Sementara Rahmawati Husein  Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang juga merupakan anggota AKIM, mengatakan bahwa perlu strategi yang tepat dan dukungan moriil untuk bagaimana kedua belah pihak dapat menahan diri. Oleh karena itu menjadi sangat penting untuk benar-benar melihat akar masalah dari situasi tersebut.

“Dalam konteks MDMC kita membantu yang bisa kita lakukan adalah bantuan kemanusiaan supaya tidak ada kebutuhan dasar manusia itu ditinggalkan. Oleh karena itu MDMC bersama-sama membangun kegiatan di tiga bidang yakni pendidikan, livelihood dan kesehatan,” jelas Rahma.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penadatanganan nota kesepahaman program HASCO oleh seluruh anggota AKIM yang hadir dan disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri RI. (raipan)

Shared:
Shared:
1