Teliti Tata Kelola Pemerintahan, UMY Kukuhkan Nurmandi sebagai Guru Besar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 26 Agustus 2017 12:47 WIB
MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL -- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali mengukuhkan salah satu dosennya menjadi guru besar, yakni Achmad Nurmandi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor bidang kerjasama dan internasional. Kegiatan pengukuhan dilaksanakan di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung AR Fakhruddin B UMY pada Jum’at (25/8).
Nurmandi merupakan salah satu Dosen UMY yang ke enam dikukuhkan setelah lima dosen lainnya. Ia dikukuhkan menjadi guru besar setelah berhasil melakukan penelitian tentang Tata Kelola Pemerintahan. 
Dalam pidatonya, Nurmandi menyampaikan bahwa persoalan yang didihadapi seluruh pemerintahan di dunia yaitu melibatkan banyak aktor, multi sektoral dengan kemampuan yang terbatas dalam meramal masa depan yang tidak pasti, sehingga masalah itu rumit dan sulit untuk diukur keberhasilannya. 
“Ini adalah bentuk pengabdian kami, dimana ilmu pengetahuan pada ranah akademis kami Kolaborasikan dengan dinamika lapangan sebagai sebuah solusi untuk permasalahan tata kelola pemerintahan” ungkapnya. 
Fenomena tata kelola pemerintahan ini menjadi lokus yang menarik untuk terus diteliti dan dikaji sebagai sebuah upaya untuk mencari solusi akan permasalahan yang terjadi. “Pemerintah dengan sedang masalah tidak mampu menyelesaikan permasalahan itu sendiri. Oleh kerana itu, upaya melakukan kerja kolektif melibatkan sejumlah pihak seperti perguruan tinggi, lembaga konsultan profesional, dan lainnya adalah sebuah hal yang harus dilakukan, “jelasnya. 
Agus Muntohar selaku Ketua Senat UMY menambahkan, setelah mencapai guru besar kebanyakan orang ingin berbuat sesuatu yang lebih baik.”Yang terpenting adalah ketika menjadi guru besar kita harus memikirkan apa yang akan kita lakukan untuk memotivasi para dosen lainnya” imbuh Agus. 
Saat ini, lanjut Agus, UMY mendorong para Dosen-dosen untuk berprogram melalui rektor UMY, agar bisa mencapai para dosen yang berkarir. “Pada tahun ini UMY juga mendorong empat puluh calon-calon profesor, dan kami sedang bekerja keras untuk menyukseskannya agar UMY tetap menjadi universitas yang unggul dan Islam serta muda mendunia,” tutupnya. (umy/ tuti)
Shared:
Shared:
1