Komunitas Muslim ASEAN Siap Gelar Konferensi di UMM

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 16 Mei 2012 14:45 WIB

 

Malang- Sejumlah pemimpin komunitas muslim dari berbagai negara di Asia Tenggara akan berkumpul di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pertengahan Juni mendatang. Mereka memenuhi undangan UMM untuk mengikuti International Conference on Strengthening the Moslem Community in the South-East Asia Region toward ASEAN Community 2015.

Ketua Panitia, Ahsanul In’am, PhD, menerangkan kegiatan ini merupakan hasil pembicaraan pihak Pascasarjana UMM dengan mitra-mitranya di Thailand, Malaysia dan Singapura beberapa waktu lalu.

“Kami sepakat bahwa sebagai komunitas terbesar di Asean, muslim menempati posisi strategis dalam berbagai aspek, seperti social, budaya, politik, dan ekonomi. Menjelang komunitas Asean 2015 nanti, kita harus memperkuat jaringan ke arah komunitas muslim Asean,” terang In’am yang juga ketua Prodi Magister MKPP UMM itu.

Kegiatan akan berlangsung tiga hari mulai 14-16 Juni 2012. Pembicaraan mengenai social dan humaniora, HAM dan agama, ekonomi dan bisnis, serta iptek menjadi agenda utama pertemuan ini. Acara dikemas dalam sebuah plenary conference, kuliah umum dan presentasi parallel para pengirim naskah yang sudah ditentukan. Perwakilan dari negara-negara Asean, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Brunei, dan Timor Leste sudah menyatakan konfirmasi kehadirannya.

“Rencananya acara akan dibuka oleh Sekjen Asean dan diisi keynote speech oleh ketua umum PP Muhammadiyah, mantan Wapres Jusuf Kallah dan Azyumardy Azra,” tutur In’am.

Hingga saat ini panitia sudah membuka pendaftaran call for papers yang bisa ditulis dalam bahasa Indonesia, Melayu, Arab maupun Inggris. Tema naskah sesuai tema konferensi dan bisa ditulis sesuai perspektif keilmuan penulisnya. Naskah bisa dikirim ke panconfrence@umm.ac.id untuk diseleksi oleh panitia.

In’am menjelaskan, panitia gabungan sudah terbentuk, terdiri dari para pakar dari berbagai Negara. Antara lain melibatkan Prof. Dr. Datuk Wira Abdul Latieff Abubakar (University of Sultan Idris Education, Malaysia), Prof. Dr. Syamsul Arifin (UMM), Prof. Dr. Ishomuddin (UMM), Prof. Dr. Tobroni (UMM) Abdul Hafiz Hiley, Med (Lukmanulhakeem Foundation, Yala Thailand), Prof. Sharief Mohsin Jollabe (Liga Ulama, Filipina), Shaik Hussain Shaik Yacob ( Muhammadiyah Singapura), Prof. Madya Dr Sharifah Haayati Syed Ismail (Malaya University, Malaysia), Prof. Madya. Dr. Mohammad Zaid Musa (University of Pnom Penh, Kamboja), Prof Madya Dr Raianah Abdullah (Center for Civilizational Dialogue UM, Malaysia) dan Prof Madya Dr Muhammad Faishal Ibrahim (NUS, Singapura). (www.umm.ac.id) (mac)

Shared:
Shared:
1