IMM Bangkalan Wujudkan Masyarakat Madani

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 31 Juli 2017 12:06 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANGKALAN - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Bangkalan menyelenggarakan Kemah Kader Sekolah Pemberdayaan Masyarakat (Sespam) yang diinisiasi oleh Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (SPM) PC IMM Bangkalan.

Pada kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Sabtu hingga Ahad (29-30/7) tersebut, Novan Mahendra Pratama, Ketua Panitia kegiatan itu menjelaskan bahwa nilai humanitas dalam Tri Kompetensi Dasar IMM harus terinternalisasi dalam diri kader sehingga gerakan IMM di ranah kemasyarakatan dapat diimplementasikan dengan baik dan dapat lebih dirasakan masyarakat.

"IMM kan punya nilai humanitas, kita bekali kader dengan nilai-nilai itu," ujarnya.

Lebih lanjut Novan mengatakan bahwa pasca pembekalan ini,  kader-kader akan kita dorong untuk melakukan aksi nyata di masyarakat untuk melakukan pemberdayaan.

Kegiatan Kemah Kader Sespam yang diselenggarakan di Taman Tirta, Dander, Kabupaten Bojonegoro tersebut diikuti sebanyak 20 peserta yang merupakan delegasi dari seluruh Pimpinan Komisariat (PK) IMM se-Kabupaten Bangkalan.

Sementara Syarif Hidayatulloh, panitia Sespam menyampaikan bahwa nantinya akan dibentuk beberapa desa binaan yang kemudian akan ditindak lanjuti oleh kader-kader alumni Kemah Kader Sespam.

"Follow up-nya nanti kader kita dorong langsung terjun ke masyarakat dengan dibantu pimpinan tentunya untuk merealisasikan desa binaan," jelasnya.

Menurut Syarif,  penting bagi kader untuk lebih peka sosial, karena IMM sudah jelas memiliki tanggungjawab untuk peka pada lingkungan sosialnya sebagaimana nilai trilogi dan tri kompetensi dasarnya, IMM bertanggungjawab mewujudkan cita-cita masyarakat yang madani itu. 

"Seperti dalam Al-Qur'an, sebagai pegangan umat islam menerangkan bahwa perintah shalat juga diikuti perintah zakat, itu menyiratkan bahwa seorang muslim jangan hanya sibuk dengan urusan ibadah yang itu bersifat personal untuk dirinya sendiri, tapi juga harus memperhatikan masyarakat, kondisi umat disekitarnya," tutupnya. (nisa)

Kontributor: Ubay

Shared:
Shared:
1