Pembukaan Musyda IPM Surabaya Dihadiri Ribuan Pelajar Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 31 Juli 2017 09:13 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA– Ribuan pelajar Muhammadiyah se-Kota Surabaya memenuhi tribun Auditorium Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Kota Surabaya, Sabtu (29/7). Dalam rangka Pembukaan Musyawarah Daerah (MUSYDA) XX sekaligus Penutupan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) se-Kota Surabaya berlangsung secara meriah.

Kemeriahannya ini menghadirkan Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Dinas Pendidikan (Dispendik)  Kota Surabaya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Surabaya, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Karang Taruna Jawa Timur, Ketua Surabaya Creative Network, dan 3000 Pelajar Muhammadiyah se-Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Riandy Ketua Pelaksana mengatakan tahun kemarin Sekolah Muhammadiyah Surabaya baru 95% yang menggunakan nama Fortasi untuk masa orientasi sekolahnya namun tahun 2017 sudah 100% Sekolah Muhammadiyah tingkat SMP maupun SMA menggunakan nama Fortasi.

“Hari ini dimeiahkan Band Cilik bernama New Star Kids, Paduan Suara Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Kota Surabaya, Tari Sparkling Surabaya yang merupakan icon Kota Surabaya, Brass Band SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Launching Buku Melangitkan Tawakkal Membumikan Ikhtiar Karya Peserta Fortasi Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, dan agenda Fortasi Award,” papar Riandy.

Sementara itu, Ketua Umum PW IPM Jawa Timur, Syahrul Ramadhan mengaku bergetar dan menangis melihat antusias para pelajar Surabaya. “IPM bukan hanya milik pimpinannya tapi seluruh pelajar Muhammadiyah adalah IPM dan IPM itu punya identitas sendiri berbeda dari yang lain,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Kota Surabaya Sudarminto, sangat setuju dengan argumen yg dipaparkan Syahrul. "IPM adalah tempat pelajar - pelajar yang mampu menjawab permasalahan zaman modern saat ini dan yang akan datang. IPM betul - betul dapat memberi manfaat pada diri sendiri, orang tua dan masyarakat sekitar,” tuturnya. (Syifa)

Sumber : Ayunda (IPM Surabaya)

Shared:
Shared:
1