Tekan Biaya Pakan Ikan, Mahasiswa UM Purworejo Ciptakan Inovasi Baru

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 23 Juli 2017 12:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO – Menangkap peluang kebutuhan akan protein hewani yang masih kurang, serta banyaknya kebermanfaatan dan menekan kebutuhan pakan daripada kandungan ikan gabus, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Purworejo ciptakan inovasi BUSER 1I45 dengan Maggot sebagai pakan pemacu budidaya ikan gabus super.

BUSER 1I45 merupakan singkatan dari ikan gabus super 1 kg isi 4-5 ekor, dengan media budidaya menggunakan kolam terpal.  Adapun pengembangannya dilakukan di Desa Rejosari, Kec. Grabag, Kab. Purworejo.

Dijelaskan Teguh Priatin Ketua Tim PKM-K, bahwasanya ketersediaan ikan gabus di pasaran jumlahnya terbatas dan sering terjadi kelangkaan di pasaran. Lalu, kondisi ini dimanfaatkannya dengan baik sebagai peluang usaha oleh Mahasiswa UM Purworejo.

“Ide ini sebagai wujud kepeduliaan terhadap permintaan pasar akan ikan gabus. Karena selama ini supply ikan gabus di pasar-pasar Kabupaten Purworejo hanya mengandalkan tangkapan dari sungai, sawah dan rawa-rawa yang tidak menentu jumlahnya. Sehingga diharapkan usaha budidaya ikan gabus dapat menjadi usaha yang prospektif di masa mendatang,”pungkas Teguh, Sabtu (22/7).

Tambah Teguh, adapun Maggot adalah sejenis belatung dari ampas tahu yang memiliki kandungan protein 40-50%. “Sehingga maggot dapat memacu pertumbuhan ikan dan dapat menekan biaya pembelian pakan komersial (pellet)” ujar pencetus BUSER 1I45 ini.

Ikan Gabus ini memiliki kandungan protein dan albumin yang tinggi. Kandungan mineral albumin inilah yang bermanfaat sebagai sumber albumin bagi pasien yang kekurangan albumin (hipoalbumin), untuk terapi pengobatan, memperbaiki gizi pada balita, mempercepat penyembuhan luka bakar, luka biasa maupun luka pasca operasi. (tuti)

Kontributor : Akmad Musdani

 

Shared:
Shared:
1