SD Muhammadiyah 8 Surabaya Deklarasi Gerakan Wakaf dan Cinta Al-Qur'an

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 20 Juli 2017 10:12 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURABAYA –  Mengawali tahun ajaran baru SD Muhammadiyah 8 membuka deklarasi wakaf Al-Quran dari masyarakat dan siswa, Rabu (19/7). Hal ini menjadi salah satu bagian dari gerakan literasi Qurani yakni "satu siswa satu Qur'an" yang digalakkan di sekolah yang berlokasi di Jalan Sutorejo  Surabaya.

Umar Haiq, Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan SD Muhammadiyah 8 mengungkapkan, Al-Quran yang dibawa siswa akan dipakai sebagai pegangan saat di sekolah. Targetnya dalam satu semester bisa menghimpun 1000 Al-Quran.

“Jadi akan kami adakan pojok Al-Quran. Di setiap sudut sekolah ada Al-Quran yang bisa dibaca siapapun yang datang ke sekolah kami. Jadi wali murid sambil menunggu anaknya tidak hanya lihat gadget. Ini juga searah dengan program literasi Qurani,” jelasnya saat ditemui kontributor Muhammadiyah.id disela penutupan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) siswa kelas 1 dan penyambutan siswa kelas 2 hingga 6 di halaman sekolah.

Pembukaan wakaf ini juga dilakukan bersamaan dengan unjuk kebolehan dua siswa kelas 2 yang telah menghafal surat An Naba, yaitu  Azka Fulvian dan Alvaro Rafif Ferdinand. Mereka merupakan perwakilan seluruh siswa kelas 2 yang telah menghafal juz ama.

Upaya menghafal Al-Quran sudah menjadi kebiasaan siswa di SD Muhammadiyah 8 sejak awal masuk.
“Setiap hari para siswa diajari langsung cara menghafal secara berulang-ulang. Setiap pagi, Shalat Dhuha, Salat Dhuhur dan sebelum pulang,” imbuh Umar.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa ini diakhiri dengan permainan drum band siswa SD Muhammadiyah 8 Surabaya dan menerbangkan burung merpati sebagai simbolis menyambut kedatangan siswa kelas 2 hingga kelas 6, sekaligus menutup kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah PLS. (Syifa)

Kontributor : Riska Oktaviana

 

Shared:
Shared:
1