Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kembangkan Jejaring Internasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 13 Juli 2017 14:34 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA– Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) hadir sebagai wujud Muhammadiyah dalam mewujudkan generasi berkemajuan. Untuk itu, Muhammadiyah terus berupaya dan berkomitmen meningkatkan kualitas PTMA untuk kedepannya.

Saat ini ada 172 PTMA di seluruh Indonesia, 43 di antaranya adalah universitas. Ada 4 universitas yang terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Keempat universitas itu ialah Universitas Muham­madiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, UHAMKA dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sisanya masih terakreditasi B dan C.

PTMA terus menurus meningkatkan, mengembangkan dan menerapkan good university governance terutama dalam bidang akademik, keuanganan, dan pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut siungkapkan Ketuan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Lincolin Arsyad, Rabu (12/7).

“Selain itu, kami juga mendukung penelitian bagi mahasiswa dan dosen PTMA untuk workshop, penelitian, ataupun prosposal penelitian. Selain itu, untuk peningkatan kualitas SDM, staf pengajar pun diberi kesempatan dan bantuan untuk ikut seminar di luar negeri,” tuturnya.

Menurutnya, majelis Diktilitbang juga mendukung dan membina PTMA untuk mengembangkan keunikan tersendiri. “Jika PTMA memiliki kekhaskan keilmuan atau keunikan tersendiri saya yakin kedepannya akan bersaing dalam kancah yang lebih luas lagi,” imbuhnya.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah juga memiliki program konsolidasi jadi kami mendorong PTMA yang lebih kecil untuk bergabung atau merger dengan PTMA yang sudah lebih mapan. Langkah ini, kata Lincolin, juga mendapat apresiasi dari Mentri Risetdikti ketika Majelis Diktilitbang melakukan audiensi beberapa waktu lalu.

“Kami juga mendorong PTMA besar untuk menjalin kerjasama dengan pusat-pusat keunggulan atau center of excellence di PT-nya masing-masing,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, Majelis Diktilitbang juga mendorong PTMA untuk melakuakn pertukaran dosen, mahasiswa maupun kuliah kerja nyata untuk mengembangkan jejaring internasional. (syifa)

 

 

 

Shared:
Shared:
1