Baitul Arqam Sebagai Langkah Peneguhan Ideologi Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 12 Juli 2017 10:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BALAPULANG – Pondok Pesantren Ahmad Dahlan (PPAD) Kabupaten Tegal  mengadakan Baitul Arqam yang diikuti oleh puluhan ustad  dan karyawan Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Balapulang Kabupaten Tegal pada  11-12 Juli 2017 di PPAD.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal tersebut diikuti oleh 30 orang.

Fathin Hammam Dhomiri, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal  mengatakan bahwa Baitul Arqam adalah langkah nyata peneguhan ideologi Muhammadiyah.

Tentang peneguhan ideologi ini, kata Fathin, ada beberapa tantangan yang sedang dihadapi Muhammadiyah sebagai gerakan islam diantaranya kemunduran militansi bermuhammadiyah; melemahnya solidaritas antarwarga Muhammadiyah.

“Kemudian poin yang lainnya adalah adanya rasa sektoral dalam pengelolaan amal usaha; dan tarikan pada politik praktis, melemahnya gerakan dakwah, mencoba-coba ikut paham yang tidak sejalan dengan Muhammadiyah dan menurunnya penguasaan ilmu-ilmu agama,” jelas Fathin.

Sehingga menurut Fathin, sebagai jawaban dari tantangan itu perlu langkah nyata, diantaranya gerakan literasi, membaca dan menulis mendalami apa itu ideologi Muhammadiyah, khususnya di PPAD ini.

"Bagaimana mungkin melahirkan kader Muhammadiyah yang militan kalau gurunya tidak memahami Muhammadiyah. Sebagaimana kaidah "faqqidu sya'i la yu'ti" siapa yang tidak memiliki tidak mungkin bisa memberi.  Dengan Baitul Arqam semoga  akan lahir kecintaan terhadap persyarikatan dan selanjutnya memperjuangkan tujuan Muhammadiyah,” tutupnya. (nisa)

Sumber: Hendra Apriyadi 

 

Shared:
Shared:
1