PCIM Arab Saudi Adakan Silaturahim ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 10 Juli 2017 15:34 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi pada Senin (10/7) mengunjugi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta.

Dalam agenda silaturahim tersebut PCIM Arab Saudi disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan didampingi Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto, serta Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas.

Haedar berpesan kepada Pengurus PCIM Arab Saudi untuk dapat membantu menyebarkan dakwah Muhammadiyah. Selain itu, Haedar juga berpesan agar kader-kader Muhammadiyah dapat memahami kembali prinsip-prinsip pemikiran Muhammadiyah, diantaranya yaitu karakter Berkemajuan.

Selain itu, Haedar juga berpesan agar kader-kader Muhammadiyah yang berada di Arab Saudi dapat membantu menjelaskan keutamaan haji dan umroh kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang dimiliki oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

“KBIH yang dimiliki oleh Persyarikatan Muhammadiyah cukup besar dan jumlahnya cukup banyak, diharapkan PCIM Arab Saudi dapat mengambil peluang dalam lingkup tersebut,” ucap Haedar.

Sementara itu, Busyro Muqoddas mengatakan bahwa PCIM Arab Saudi memiliki Pekerjaan Rumah (PR) yang cukup besar, salah satunya yaitu dalam membantu menyelesaikan permasalahan keumatan dan bangsa. “PCIM Arab Saudi juga harus mengambil peran besar dalam permsalahan keumatan, peran tersebut dapat disalurkan melalui studi-studi keagamaan yang selama ini telah dipelajari,” terang Busyro.

PP Muhammadiyah juga berharap agar kader-kader Muhammadiyah yang berada di luar negeri dapat memberikan motivasi kepada generasi kader berikutnya yang berada di jenjang SMA maupun Madrasah untuk dapat berperan dalam internasionalisasi Muhammadiyah.

“Dalam proses internasionalisasi Muhammadiyah kami membutuhkan kader-kader yang ada di luar negeri, khususnya PCIM Arab Saudi agar dapat memberikan motivasi kepada kader-kader yang berada di jenjang SMA dan Madrasah agar dapat turut serta menempuh pendidikan di luar negeri, khususnya di daerah Timur Tengah,” pungkasnya. (adam)

Shared:
Shared:
1