Muhammadiyah Jerman Berikan Bantuan ke Mahasiswa Kurang Mampu

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 29 Juni 2017 11:27 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BERLIN – Pada Ramadhan tahun 2017, Lazismu Jerman berhasil mengumpulkan 1,356 euro. Dana tersebut diberikan kepada tiga pihak diantaranya, Panti Asuhan Asy-Syifa' Muhammadiyah Bantul, korban banjir Tolitoli, Sulawesi Tenggara dan mahasiswa Indonesia di Jerman yang kurang mampu.

Adapun mahasiswa kurang mampu tersebut bernama Taufiq Adi Nugroho, asal Tangerang. Saat ini tinggal di Berlin, pernah kuliah, tetapi cuti karena harus bekerja untuk menghidupi dirinya dan kondisi ekonomi keluarga yang tidak stabil. Namun, kuliahnya jadi semakin berantakan sehingga harus Drop Out (DO) dari kampus. Saat ini Taufiq akan melanjutkan kuliah lagi. Untuk melanjutkan hidupnya, dia harus pinjam sana sini agar tetap mengejar cita-citanya selesai kuliah di Jerman.

Sebelum Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman Raya memutuskan untuk memberi santunan tersebut, ketua Lazismu Jerman Ria Tristya Amalia melakukan survei dengan menggali data mahasiswa Indonesia yang kurang mampu di dua masjid milik Indonesia di Berlin dan Frankfurt. Setelah data dan informasi dikumpulkan, didapatkanlah nama Taufiq Adi Nugroho dari pengurus Masjid Al-Falah Berlin.

Setelah itu, pengurus PCIM Jerman Raya memutuskan untuk memberi santunan sebesar 200 euro. Proses penyerahan dana tersebut diberikan pada malam takbiran, Sabtu 24 Juni 2017 di Masjid Al-Falah. Secara simbolik, penyerahan santunan tersebut diberikan oleh Koordinator Region PCIM di Berlin, Ahmad Muktaf Haifani. Dalam acara penyerahan tersebut, hadir warga Muhammadiyah, perwakilan PCINU Jerman dan pengurus IWKZ e.V.

Selain pemberian santunan tersebut, warga Muhammadiyah mengadakan ifthar atau buka puasa bersama pada hari terakhir Ramadhan untuk mempererat silaturahim antar sesama warga Muhammadiyah dan kaum Muslim di Berlin. Tak hanya di Berlin, pada saat yg bersamaan juga, warga Muhammadiyah pun mengadakan ifthar bersama di Masjid Indonesia Frankfurt.

Di kedua lokasi tersebut, warga Muhammadiyah urun rembug makanan untuk ifthar yang disantap oleh kaum Muslimin lainnya. Adapun koordinator ifthar di Berlin adalah A. Muktaf Haifani sedangkan yang di Frankfurt dikoordinir oleh Diyah Nahdiyati.(QNs)

Shared:
Shared:
1