Bersama Tokoh Dunia, Din Syamsuddin Luncurkan Interfaith Rainforest Initiative

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 20 Juni 2017 16:08 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, NORWEGIA – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin turut luncurkan Interfaith Rainforest Initiative (Prakarsa Lintas Agama untuk Pelestarian Hutan), di  Oslo, Norwegia, Senin (19/6).

Acara yang mengambil tempat di Markas Nobel Perdamaian (Nobel Peace Centre) itu dihadiri  Raja Norwegia, Menteri Lingkungan Hidup Norwegia, Wali Kota Oslo, dan seratusan peserta yg terdiri dari tokoh agama, ilmuwan, dan aktivis lingkungan hidup sejumlah negara di dunia.

Hadir antara lain perwakilan Vatikan, Dewan Gereja Sedunia, Sekjen Religions for Peace, Norwegian Rainforest, UNDP, Parliament of World Religions, Green Faiths, dan para tokoh LSM lingkungan hidup dunia lainnya. Dari Indonesia ikut hadir Dr Zainal Bagir (UGM), Abdon Nababan (AMAN), dan Aziz Asman (Institut Naladwipa).

Din mendapat kehormatan berbicara pada Sesi Peluncuran bersama para wakil dari agama-agama lain, seperti Kristen, Yahudi, Hindu, Buddha, dan Agama Tradisi. Sesi yang dipandu Bishop Gunnar Stalsett, Presiden Tokoh Lintas Agama se-Eropa dan anggota Komite Nobel Perdamaian, itu berlangsung dengan penyampaian pandangan dan pesan dari setiap agama untuk pelestarian lingkungan hidup.

Dalam kesempatan itu Din menyampaikan pandangan Islam tentang solusi terhadap krisis lingkungan hidup yang dianggapnya sebagai krisis moral sehingga perlu diatasi dengan  pendekatan nilai moral dan etika keagamaan. Menurut Din, Islam adalah ”agama alam semesta” (Religion of Nature) dan ada 750 ayat dalam Al Quran yang berbicara tentang alam, pelestarian lingkungan hidup, dan pembangunan Bumi.

Menanggapi kerusakan dan perusakan yang menimpa hutan-hutan penampung hujan di banyak negara, termasuk Indonesia, Din meminta untuk segera dihentikan. “Perusakan itu telah berdampak pada munculnya perubahan iklim dan pemanasan global,” ungkapnya.

Din turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang memberikan perhatian terhadap pelestarian lingkungan hidup dan hutan tropis.

“Perlu ditingkatkan kolaborasi antaragama serta antara umat beragama dan pemerintah dalam melestarikan lingkungan hidup, khususnya hutan tropis, di Indonesia yang merupakan salah satu paru-paru dunia yang  penting,” pungkasnya. (adam)

 

Shared:
Shared:
1