Ketua KPK Paparkan Permasalahan Utama Korupsi di Indonesia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 12 Juni 2017 11:10 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo, mengatakan bahwa sebuah sistem harus berjalan dengan baik untuk mengatasi permasalan yang terjadi, termasuk kasus korupsi yang semakin hari semakin merajalela di negeri ini.

Agus mencontohkan sebuah kasus yang terjadi di Singapura bahwa ada seorang petugas keamanan yang memeras seorang asisten rumah tangga sekitar 100 ribu rupiah. Meski hanya 100 ribu rupiah, namun petugas keamanan itu kemudian dihukum kurungan penjara selama empat bulan. Maka menurut Agus karakter seseorang di Singapura diatur sedemikian rupa.

“Jadi sebetulnya sistem yang harus berjalan, sistem yang harus kemudian kita perbaiki supaya tingkah laku kita berubah,” papar Agus saat memberikan sambutan pada pembukaan Konvensi Anti Korupsi Jilid II Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sabtu (10/6) malam di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya Jakarta Pusat.

Sama halnya dengan budaya, menurut Agus hal itu tidak berjalan di ruang yang kosong, budaya harus berada di dalam lingkungan yang mau tidak mau harus diperbaiki untuk berubah.

“Kalau kita berbicara mengenai budaya itu harus dikedepankan, tapi lingkungan strategis supaya budaya ini tumbuh dengan baik harus kita pengaruhi juga, ini yang penting sekali untuk anda fahami,” kata Agus.

Dalam kesempatan itu Agus menerima secara simbolis 40 ribu dukungan untuk menolak hak angket KPK dari masyarakat yang dihimpun oleh Pemuda Muhammadiyah melalui situs change.org. Agus mengatakan pihaknya masih mempelajari itu (hak angket) dan dalam waktu dekat KPK akan melakukan langkah konkrit. (raipan)

 

 

Shared:
Shared:
1