Haedar: Jiwa Nasionalisme Umat Islam Tidak Perlu Diragukan Lagi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 05 Juni 2017 10:49 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan Muhammadiyah bersama dengan elemen umat Islam lainnya sejak awal telah berjuang dalam kemerdekaan Republik Indonesia. Perjuangan yang dilakukan melalui segenap perjuangan, dan pengorbanan jihad fi sabilillah.

Haedar menyebut dalam merebut kemerdekaan dan tegaknya NKRI, selain KH Ahmad Dahlan, ada  KI Bagoes, Kasman, Kahar Muzakkir, dan tak kalah pentingnya adalah Jenderal Sudirman.

Jika melihat para pejuang-pejuang tersebut Haedar mengatakan bahwa jiwa nasionalisme umat Islam tidak perlu diragukan. “Keindonesiaan, kebhinnekaan, NKRI, itu tidak terpisahkan pada diri umat Islam. Siapa yang meragukan keindonesiaan dan kebhinnekaan pada diri umat Islam, maka ia tidak paham sejarah,” tegas Haedar.

Modal besar dalam membangun dan memajukan bangsa menurut Haedar ialah kekuatan dan kebersamaan. “Kita sebagai umat Islam dan bagian dari masyarakat Indonesia harus mampu membangun kekuatan kolektif,” ujar Haedar.

Terlepas dari hal itu, Haedar turut hadir dalam Pengajian Kebangsaan bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, di Masjid Islamic Center UAD, Ahad (4/6) menyambut baik kedatangan Panglima ke Muhammadiyah.

Haedar mengungkapkan bahwa umat Islam menjadi bagian tak terpisahkan dari TNI. “Pada diri TNI mengalir darah Muhammadiyah dan umat Islam. Pada diri Muhammadiyah dan umat Islam, juga mengalir darah TNI,” pungkas Haedar. (adam)

Shared:
Shared:
1