Pentingnya Perkaderan pada Nilai Manhaj Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 04 Juni 2017 10:38 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL – Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ari Anshori menyampaikan pentingnya perkaderan sebagai pelembagaan nilai manhaj Muhammadiyah. Hal tersebut menjadi penting dikarenakan Muhammadiyah saat ini memiliki tiga tantangan.

“Tiga tantangan Muhammadiyah saat ini adalah islamophobia, sinergitas antar majelis dan lembaga, serta dorongan menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi yang mendunia dan berpandangan luas,” ucap Anshori Sabtu (3/6) dalam pengajian Ramadhan 438 H PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kembali dijelaskan Anshori bahwa upaya membudayakan perkaderan merupakan salah satu kekuatan untuk keberlangsungan Muhammadiyah kedepannya.

“Itulah mengapa berbagai forum perkaderan sudah selayaknya dijadikan sebagai wahana didik yang intensif serta dapat dijadikan untuk ajang pemilahan kader yang berkualitas,” tegasnya.

Kemudian agar dapat mengaktualisasikan manhaj Muhammadiyah dia arena publik, Anshori menyebutkan perlu beberapa peran yang dapat dirujuk pada karya Zakiyuddn Baidhawy dalam artikelnya yang berjudul ‘The Muhammadiyah’s Promotion of Moderation’.

“Sesungguhnya untuk menuju masyarakat islam yang sebenar-benarnya harus melalui peran politik, ekonomi, dan juga kultural,” ucapnya.

Diakhir penyampaiannya, Anshori berharap akan dapat melahirkan kader yang baik dalam perjalan Muhammadiyah abad ke dua ini.

“Untuk mempersiapkan kader yang baik dalam perjalan Muhammadiyah saat ini, kita akan melahirkan 5000 instruktur guna kaderisasi, dan mobilisasi bagi kader Muhammadiyah,” pungkasnya. (Bobby Gilang)

Shared:
Shared:
1