NA Kota Batu Gelar Aksi Selamatkan Perempuan dan Anak dari Kekerasan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 23 Mei 2017 10:47 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BATU– Maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak sekarang ini membuat Nasyiatul Aisyiyah Kota Batu menginisiasi aksi teatrikal “selamatkan perempuan dan anak dari kekerasan”. Aksi yang diikuti oleh Nasyiah dari tingkat ranting sampai daerah dan melibatkan siswi sekolah Muhammadiyah ini digelar di lokasi car free day Balaikota Among Tani, Ahad(21/5).

Sebuah keluarga yang anak dan ibunya seringkali mendapatkan kekerasan dari sang ayah, walaupun seringkali menjadi korban, mereka bingung harus mengadu kepada siapa. Bagaikan buah simalakama, pada satu sisi pelaku kekerasan adalah sosok suami dan ayah, tetapi disisi lain kekerasan yang datang bertubi-tubi merupakan tekanan batin yang luar biasa bagi istri dan tentu akan berpengaruh pada psikologis anak. Pada akhirnya datanglah para kader Nasyiah yang membuat pelaku kekerasan sadar akan kesalahan yang dia buat. Demikian cerita teatrikal yang diungkapkan Edi Hanifah, sutradara dari aksi tersebut.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang seringkali terjadi, karena tidak mengenal batasan geografis, budaya atau tingkat kesejahteraan. Atas dasar itulah kegiatan aksi teatrikal dengan tema menyelamatkan perempuan dan anak dari kekerasan ini dibuat. Aksi ini juga merupakan salahsatu rangkaian kegiatan milad Nasyiatul Aisyiyah ke-88 oleh PDNA Kota Batu,” ujar Indah Rahmayanti sebagai Koordinator Aksi.

Harapannya,kata Indah,dengan banyaknya pengunjung car free day yang menonton aksi teatrikal dan kegiatan membagi-bagikan stiker ajakan untuk melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dapat memberi kontribusi terhadap berkurangnya kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak yang biasanya terjadi dalam rumah tangga.

Sementara itu, ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah(PD NA)Kota Batu Nur Ita Rahmawati mengatakan, bahwa kedepan yang akan dilakukan kader Nasyiah Kota Batu tidak hanya sebatas pada kegiatan tentang kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tetapi juga melakukan aksi nyata seperti mendampingi para perempuan dan anak korban kekerasan, untuk dapat bangkit dari trauma yang dialami. (Syifa)

Kontributor : Anita Dewi

 

Shared:
Shared:
1