Resmikan Asrama SMAMDA, Haedar: Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Harus Berperan Secara Holistik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 22 Mei 2017 15:08 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SIDOARJO - Sebagai sekolah rujukan nasional, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda) terus berbenah. Salah satunya dengan membangun asrama empat lantai, yang pada Senin (22/5)  diresmikan langsung oleh Haedar Nashir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam kesempatan tersebut Haedar berpesan kepada pihak Smamda dan juga lembaga pendidikan Muhammadiyah lainnya untuk menjalankan peran pendidikan secara holistik. “Dengan konsep asrama, maka Smamda akan memasuki fase baru, yaitupendidikan holistik dimana pendidikan yang yang meliputi kognitif, afektif dan psikomotorik,” tutur Haedar.

Maka dari itu, lanjut Haidar, ketika sudah membangun asrama, maka jangan hanya berkutat pada bangunan  fisik saja, lebih dari itu adalah konsep atau isinya. Haedar juga berpesan kepada wali murid untuk dengan sadar dan penuh tanggungjawab ketika memasukkan anaknya ke asrama.

“Energi ruhani dari orang tua akan sampai pada anak jika orang tua sadar tanggungjawab dia untuk mengurus anaak. Tapi kalau hanya materi hanya di penuhi, ya sampainya hanya materi,” tegas Haedar.

Sementara itu, Wigatiningsih, Kepala Smamda dalam sambutanya memaparkan bahwa biaya pembangunan  asrama ini berasal dari DPP siswa tahun ajaran 2015/2016 dan 2016/2017. “Adapun pembangunan ini mencapai  7 miliar lebih, dan alhamdulillah sampai sekarang untuk membangun asrama ini belum berhutang dengan bank manapun,”ucapnya.

Bertempat di atas lahan seluas 560m2dan di sebelah selatan aula KH AR Fahruddin Smamda, asrama ini dilengkapai dengan fasilitas penunjang seperti tempat tidur, almari,  rak buku, kipas angin, ruang belajar, dan toilet. Tak ketinggalan juga, ruang tamu yang terletak pada lantai dasar. Bangunan bernuansa biru ini memiliki 2 tipe kamar dengan pilihan kapasitas 4  dan 6 siswa per kamarnya.

“Beberapa program akademik maupun kerohanian telah disiapkan. Shalat berjamaah, shalat malam, serta program tahfidz al-Quran akan digalakan demi menumbuhkan karakter Islami para siswa,” jelas Wigatiningsih. (adam)

Kontributor: Arief Hanafi

Shared:
Shared:
1