88 Tahun Nasyiatul Aisyiyah, Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan Hingga Go Internasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 20 Mei 2017 17:47 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Diyah Puspitarini, Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah (NA), menyebutkan bahwa NA harus bisa maju secara kapasitas Ilmu maupun pemikiran. Pada tahun 1928 gerakan perempuan telah digaungkan oleh ‘Aisyiyah, nasib perempuan tergantung pada bagaimana ia melihat dirinya.

“Maka Aisyiyah dan juga Nasyiatul Aisyiyah hingga detik ini selalu memberikan perhatian khusus kepada pemberdayaan perempuan, masalah-masalah perempuan dan saat ini di 34 Pimpinan Wilayah NA seluruh Indonesia kami melakukan gerakan anti kekerasan pada perempuan dan anak”, papar Diyah.

Dalam Resepsi Milad ke-88 tahun NA di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Jakarta Pusat Sabtu (20/5) tersebut Diyah juga mengatakan bahwa dewasa ini banyak perempuan, termasuk anak-anak menjadi korban kekerasan. Maka NA harus terus berdiri di depan, memberikan contoh dan juga berkontribusi secara rill memberikan advokasi kepada masyarakat sekitar.

“Selama ini NA telah melakukan advokasi untuk berbagai macam kekerasan terhadap perempuan dan memberikan pelayanan edukasi, kesehatan serta mengkampanyekan stunting (perbaikan gizi untuk anak dan ibu melahirkan),” pungkasnya.

Diyah juga mengajak agar seluruh komponen bangsa turut memajukan perempuan dan anak-anak. Bagi Diyah maupun Nasyiatul Aisyiyah, indikator perempuan muda berkemajuan itu tidak maju sendiri tetapi maju bersama keluarga.

Meski lebih banyak konsentrasi pada kampanye anti kekerasan, di usianya yang menginjak 88 tahun ini Nasyiatul Aisyiyah berharap dapat mengembangkan dirinya di tataran internasional.

“Dalam artian kami Nasyiatul Aisyiyah tidak hanya berkiprah pada sekala regional maupun nasional, tetapi sudah harus bicara di depan negara-negara yang lain dan insya allah kita tetap eksis membawa gerakan perempuan muda Muhammadiyah” pungkas Diyah.

Dalam gelaran tersebut hadir Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI, Abdul Mu’ti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dan kader Nasyiatul Aisyiyah dari berbagai daerah serta para tokoh dari berbagai organisasi perempuan. (raipan)

Shared:
Shared:
1