Jalin Kerjasama dengan Jichi Medical University, UHAMKA Perkuat Pendidikan Bidang Kesehatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 16 Mei 2017 10:53 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (UHAMKA) terus berupaya mengembangkan kualitas pendidikan, salah satu diantaranya yaitu melakukan kerjasama dengan Jichi Medical University (JMU) Jepang. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Rektor UHAMKA Suyatno dan Presiden JMU Ryozo Nagai di Tokyo, Senin (15/5) yang disaksikan oleh Dr Alinda Zain, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Jepang.

Kerjasama tersebut merupakan komitmen UHAMKA dalam melakukan internasionalisasi dan penguatan berbagai program studi khususnya dalam memperkuat pendidikan dan penelitiannya di bidang kesehatan.

Suyatno, yang juga Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengakui bahwa JMU merupakan salah kampus kedokteran di Jepang yang terkenal dengan keunggulan sains dan teknologinya.

UHAMKA, lanjut Suyatno saat ini sedang mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi yang akan menjadi rumah sakit pendidikan bagi UHAMKA.

“UHAMKA pada Tahun 2017 berhasil meraih akreditasi A. Tantangan globalisasi dewasa ini mengharuskan kita untuk bekerjasama dengan berbagai pihak baik dalam ataupun luar negeri. Untuk di bidang-bidang kesehatan, kami meyakini bahwa JMU adalah pilihan yang sangat baik,” ucapnya.

Saat ini, Hiroshi Nishino, Kepala Departemen Bedah Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) JMU dan Takashi Yashiro, Kepala Departemen Anatomi Histologi JMU merupakan visiting professor di UHAMKA. Dua orang dosen Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA telah diangkat sebagi research student di JMU, di mana satu di antaranya saat ini sedang bertugas di JMU.

“Dampak dari MoU InsyaAllah akan menguntungkan bagi UHAMKA, khususnya fakultas, lembaga, dan pusat yang bergerak di bidang terkait kesehatan jiwa dan raga,” imbuh Suyatno.

Berbagai kerjasama di bidang kesehatan yang akan dijalin antara UHAMKA dan JMU sendiri akan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa dan mahasiswi program studi kesehatan seperti farmasi, kesehatan masyarakat, ilmu gizi, dan psikologi yang berkompeten untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 hingga S3 di JMU, sesuai dengan bidang yang diminatinya.

Sementara itu, Ryozo Nagai sendiri mengakui besarnya upaya dan semangat UHAMKA untuk mewujudkan visi sebagai universitas terbaik. Salah satunya, dengan mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokterannya dan menjadikan Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi sebagai rumah sakit pendidikan bagi UHAMKA.

“Upaya pendirian fakultas kedokteran dengan konsep mereka, memiliki visi dan misi yang sejalan dengan JMU. Program-program studi yang berhubungan dengan bidang kesehatan pun menjadi fokus perhatian kami. Adalah sebuah kehormatan bisa bekerjasama dengan UHAMKA,” ungkap Ryozo.

Pertemuan dan penandatanganan kesepakatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh pejabat teras JMU dan delegasi UHAMKA yaitu Wakil Rektor II Muchdie dan Wakil Rektor IV Zamah Sari. Sedangkan dari pihak JMU hadir Wakil Presiden JMU Seiji Minota, Kepala Komite Hubungan Internasional Hiroshi Nishino, Wakil Kepala Komite Hubungan Internasional Takashi Yashiro, Anggota Komite Hubungan Internasional Toshihiko Yada dan Direktur Departemen Akademik Naoto Iiyama. (adam)

 

Shared:
Shared:
1