Warga Muhammadiyah Banjarnegara Antusias Bangun Rumah Sakit

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 16 Mei 2017 09:02 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANJARNEGARA - Saat ghirah bermuhammadiyah tersentuh, urusan besar pun menjadi mudah dikerjakan secara bersama-sama. Hal ini terlihat pada penggalangan sertifikat tanah untuk kepentingan pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Banjarnegara.

Disampaikan Ahmad Solikhun, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara hanya dalam masa 1 minggu penggalangan sertifikat dilaksanakan, 34 sertifikat telah diserahkan dengan total luas 39.625 m2.

Kembali dijelaskan Ahmad, semua sertifikat ini akan digunakan PDM Banjarnegara sebagai agunan untuk meminjam uang dari Bank Syariah. “Uang tersebut dibutuhkan untuk pembiayaan pembangunan RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara,” ungkap Ahmad, pada Ahad (14/5) di sela-sela hari bermuhammadiyah Banjarnegara yang bertempat di Danaraja, Purwanegara.

Direncanakan dalam masa satu tahun pembangunan selesai dan RS PKU sudah dapat beroperasional. “Setelah tahap ini, semua sertifikat warga Muhammadiyah akan kami kembalikan lagi pada pemiliknya,” ucap Ahmad.

Pembangunan RS PKU hingga operasional direncanakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 21,589 M. Ditargetkan tahun 2018 RS PKU  tersebut sudah dapat beroperasi.

Ahmad menambahkan pembangunan RS PKU Muhammadiyah ini merupakan impian lama yang sudah mengendam selama 15 tahun. “Setelah dikalkulasi, aset PKU yang ada nilainya hanya Rp 1,6 M. Masih jauh dari total biaya yang mencapai Rp 21,589 M. Sehingga untuk sementara ini warga suka rela meminjamkan sertifikatnya sebagai modal untuk memperoleh dana pembangunan di Bank Jateng Syariah,” terangnya.

Ketua PDM Banjarnegara Sobri, menambahkan bahwa pembangunan RS PKU Muhammadiyah Banjarnegara ini akan menjadi kebanggaan semua warga Muhammadiyah di Banjarnegara. “Rumah Sakit adalah bagian dari sarana dakwah persyarikatan. Ke depannya, PKU Muhammadiyah diproyeksikan menjadi induk dari pengembangan AUM Kesehatan di Banjarnegara,” ucapnya.

Ketua Panitia Pembangunan RS PKU Muhammadiyah Banjarngera Wahyu Priyanto, mengatakan fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit menjadi produk yang potensial untuk dikembangkan, karena memiliki sustainable demand dan tidak akan lekang oleh waktu.

“Banjarnegara dengan laju pertumbuhan penduduk 0,32 % setiap tahunya sekarang ini memiliki 3 Rumah Sakit dengan kapasitas 465 tempat tidur. Idealnya rasionya adalah 1 bed : 1.939 jiwa. Jadi captive marketnya masih besar. Untuk mencapai rasio ideal, Banjarnegara masih membutuhkan penambahan 436 tempat tidur,” ungkap Wahyu.

Rencananya RS PKU Muhammadiyah akan dibangun di atas tanah seluas 4000 m2 dengan klasifikasi RS tipe D. Jumlah tempat tidur yang akan dibangun 50 bed.

Kontributor: Eko BR (Ketua MPI PDM Banjarnegara)

Shared:
Shared:
1