Muhammadiyah Pakistan Lakukan Kaderisasi Kepengurusan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 11 Mei 2017 15:45 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PAKISTAN -   Di tengah kesibukan anggotanya, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Cabang Pakistan mengadakan musyawarah cabang istimewa dalam rangka memilih ketua dan pengurus yang baru, pada hari Rabu (10/5), bertempat di Mushola Hostel 2, International Islamic University Islamabad, Pakistan. Acara ini dihadiri oleh sebagian besar warga Muhammadiyah dari kalangan mahasiswa di Pakistan.

“Acara ini diadakan untuk mempertahakan kaderisasi kepengurusan, berbagai kegiatan yang telah kami adakan di periode sebelumnya seperti tadabbur ayat, kajian kemuhammadiyahan, kajian kitab fiqih, dan membahas masalah-masalah umat terkini yang diadakan setiap minggunya diharapkan dapat dipertahankan dan pengurus yang baru bisa menambah inovasi-inovasi baru lainnya,” ucap Heri Puwanto Siddiq, Ketua PCIM Pakistan periode sebelumnya

Metode pemilihan ketua PCIM sendiri dilakukan dengan musyawarah, sesuai dengan metode syariah islam, sebagaimana dilakukan di zaman sahabat, atau dengan penunjukan dari ketua sebelumnya, sebagaimana yang dilakukan oleh sahabat Abu Bakar kepada Umar bin Khattab.

Setiap anggota diberi kesempatan untuk mencalonkan dua kandidat dengan menyebutkan keunggulan masing-masing. Akhirnya mengerucutlah suara mayoritas kepada Ahmad Jalaluddin Rumi Durrachman dan Firdaus Alfin Hudaya, dan disetujui oleh setiap warga Muhammadiyah yang hadir.

“Jalaluddin Rumi ini memang orangnya cocok untuk mejadi ketua, selain memiliki pengalaman dan pengetahuan kemuhammadiyahan yang  banyak, dia juga memilliki etos kerja yang tinggi dalam berorganisasi, diharapkan dapat membuat inovasi yang berkualitas, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk umat,”ucap Fahmi Wira, Koordinator Informasi dan Komunikasi PCIM Pakistan.

Setelah dipilih menjadi ketua, Jalaluddin mengatakan persyarikatan Muhammadiyah adalah persyarikatan yang besar. “Setelah menjadi ketua ini secara tidak langsung di pundak saya sekarang ada amanah untuk melanjutkan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan,” ujarnya.

Jalaludin berharap kedepan PCIM Pakistan dapat menjadi ladang untuk mempersiapakan diri terjun ke masyarakat  dan bisa menjadi wadah untuk dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Acara pelantikan sendiri rencananya akan dilaksanakan pada Jum’at (12/5), dan rencananya akan dihadiri oleh seluruh warga Muhammadiyah Islamabad dan perwakilan dari setiap ormas serta lembaga khusus PPMI Pakistan.

Kontributor: Fahmi Wira (Divisi Informasi dan Komunikasi PCIM Pakistan)

Shared:
Shared:
1