Syafi’i Maarif: Al-Quran Mengajarkan untuk Toleran Kepada Siapapun

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 10 Mei 2017 15:43 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA - Suara Muhammadiyah menggelar Simposium Internasional bertemakan "Genre Sosial-Budaya Muslim Tionghoa" di Ballroom Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Rabu (10/3). Hadir dalam acara tersebut,  Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Pimpinan Umum Suara Muhammadiyah Syafii Ma'arif,  Ketua IARC Paiman MAK,  Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah Suyatno.

Syafii Ma'arif yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan Al-Qur'an adalah kitab yang sangat toleran kepada siapapun.  Dan Allah tidak menghendaki agar kita menganggap orang lain sebagai musuh.

Menurutnya, agama apapun memiliki titik temu yang sama dalam hal kemanusiaan. Banyak kasus-kasus ketika agama tidak terbatasi dalam kemanusiaan. “Kemanusiaan itu besar. Sebagaimana kata Mahatma Ghandi; My nationalism is humanity,” kata Syafi’i.

Indonesia, lanjut Syafi’i, merupakan sebuah negara dengan satu kesatuan. "Jangan dikira Indonesia berdiri sendiri, padahal banyak orang yang tidak asli Indonesia berjuang untuk negara ini," ucapnya.

Syafi’i juga mengatakan saat ini bangsa Indonesia tengah dihadapi gesekan-gesekan dalam kebhinekaanya. Ada pihak tertentu menurut Syafi’i yang mencoba memaksakan kebenaran tunggal. “Jika ditelisik lebih jauh, maka akar dari semua konflik yang terjadi akhir-akhir ini bermuara pada satu sebab yang sama. Kalau kita cari akarnya itu ketimpangan. Ketidakadilan terjadi di mana-mana di seluruh dunia,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Syafii mengingatkan supaya siapa pun mau untuk saling belajar dan hidup bersama. “Mengapa uang itu jinak kepada kelompok tertentu dan liar kepada kelompok yang lain. Karena yang mayoritas ini tidak mau belajar kepada yang minoritas,” pungkasnya. (adam/syifa)

 

Shared:
Shared:
1