PDNA Kota Yogyakarta Fokuskan Pengkaderan Melalui PASHMINA

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 08 Mei 2017 15:06 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Daerah Nasyiyatul Aisyiyah (PDNA) kota Yogyakarta telah memiliki pimpinan baru setelah dilantik Sabtu kemarin (6/5). Masalah pengkaderan masih menjadi titik fokus utama, karena untuk menjalankan roda organisasi membutuhkan kader-kader yang militan dan berkesinambungan.

“Program kami masih fokus pada kemaslahatan perempan dan anak, program unggulan PASHMINA (Pelayanan Kesehatan Remaja Milih Nasyiah) tetap kita maksimalkan ke akar rumput dan bekerjasama dengan Pemerintah, PCM, dan PCA,” ungkap ketua Umum PDNA periode 2016-2020, Rina Lusiana Ariyanti, saat diwawancarai oleh redaksi Muhammadiyah.id.

Tujuan dari Pashmina, lanjut Rina, yaitu untuk memperbaiki peran remaja dan menambah kader Nasyiah (Nasyiyatul Aisyiyah/NA) Cabang dan ranting di Kota Yogyakarta.

PASHMINA merupakan program Nasional. “PASHMINA ini sudah menasional dan diadopsi oleh PPNA, Kota Yogyakarta menjadi pionirnya, saat itu dimulai dari Kecamatan Wirobrajan, selain itu sudah MoU dengan UNISA (Universitas ‘Aisyiyah) terkait program ini,” terang Rina Lusiana.

PASHMINA di Kota Yogyakarta belum rutin. “Program ini belum rutin, jadi pada periode ini diharapkan dapat berjalan dengan rutin. Kedepan akan dibuatkan SK untuk pengurus PASHMINA supaya mereka bisa bergerak,” ungkap Rina Lusiana.

Selain itu, PDNA berencana menambah program unggulan yang bergerak pada bidang ekonomi dan kewirausahaan. “Rencananya kita akan menambah program unggulan seperti BUANA (Badan Usaha Milik NA),” ungkap Rina Lusiana.

Rina mencontohkan seperti kegiatan di Kotagede yang membuat parzel lebaran, namun belum terbentuk badan usaha dan sifatnya masih perseorangan.

“BUANA ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian NA dan bisa mandiri di bidang keuangan,” tutup Rina. (Nurwahid)

Shared:
Shared:
1