Pimpinan Pusat IPM Selenggarakan Rakernas di Universitas Muhammadiyah Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 06 Mei 2017 16:06 WIB

JAKARTA, MUHAMMADIYAH.OR.ID – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pasca Muktamar IPM di Samarinda, November 2016.

Rakernas ini diikuti oleh 34 Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah se–Indonesia yang telah memadati Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (6/5).

Ketua Panitia Rakernas 2017, Amirudin Awalin mengatakan forum Rakernas ini akan memaparkan program kerja PP IPM secara nasional yang akan dilaksanakan untuk PP IPM periode 2016-2018.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia lokal yang telah membantu pelaksanakan serta teman teman PW se-Indonesia yang sudah hadir, meskipun jarak memisahkan kita, insyallah hati dan gerakan kita tidak jauh,” kata Amirudin Awalin.

Amir mengajak kepada seluruh  peserta Rakernas untuk mendiskusikan perihal literasi, membela teman sebaya dan wirausaha pelajar.

Ketua Umum PP IPM, Velandani Prakoso dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakernas IPM 2017 terdapat konsolidasi ide, gagasan, konsep, sehingga gerakan IPM se-Indonesia bersinergi.

“Alhamdulillah Rakernas IPM 2017 hari ini berjalan dengan lancar, kami mengusung Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai Gerakan Ilmu Berdaya Kreatif,” ujar Andan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Syaiful Bahri menceritakan pada tahun 1977, beliau pertama kali mengikuti proses perkaderan di IPM. Kegiatan yang sering dilakukan pada saat itu hanyalah sebatas naik gunung dan masuk goa. Dia mengakui salah satu pertimbangan terpilihnya beliau menjadi rektor karena pernah menjadi IPM.

“Gerakan ilmu saja itu doktrinal, sehingga dibuatlah Gerakan Ilmu Kreatif. Kreatifitas harus dipoles dengan pemikiran-pemikiran yang dalam. Berpikir mendalam yang berhakikat. Bukan hanya mengandalkan teoritisme dan radikalisme”, ujar Rektor UMJ yang juga Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah ini.

Dahlan Rais, Ketua PP Muhammadiyah bidang Kaderisasi dan Ortom dalam sambutannya juga mengingatkan Kader dan peserta Rakernas agar menjadi insan yang berkarakter, karena memiliki karakter yang kuat akan mampu membawa gerakan Muhammadiyah menjadi gerakan yang memberi manfaat bagi umat.

“Jadilah insan yang berkarakter, memiliki karakter yang kuat, tak lapuk karena hujan dan tak lekang oleh zaman”, ujar Dahlan.

Sebagai alumni IPM, Dahlan Rais mencontohkan Korupsi di dunia dikarenakan hilangnya kejujuran dunia. Jika ada pelajar yang seperti itu, beliau akan membela pelajarnya bukan yang memberi hukuman, karena dia hanya meniru apa yang dia lihat.

 “Jadilah IPM yang diversity, berbeda tetapi memiliki ciri khas yang sama. Teguh, berdiri tegak dan tidak terpengaruh,” pesan Alumni PP IPM era 80-an ini. (dzar)

 

Shared:
Shared:
1