Muhammadiyah Miliki Peran Vital dalam Dakwah Islam Kontemporer

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 03 Mei 2017 09:55 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BOGOR -- Majelis Tabligh dan Tarjih PDM Kota Bogor menyelenggarakan kajian rutin bulanan yang bertemakan “Menjawab Tantangan Dakwah Islam Kontemporer” pada Ahad (30/04) di Masjid Al-Furqon, Sekretariat PDM Kota Bogor, Jalan Merdeka no. 118, Bogor. Kegiatan tersebut diisi oleh Abas Manshur Tamam, Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Abas menyebutkan tiga tantangan besar dakwah islam kontemporer yang dihadapi umat islam saat ini yaitu orientalisme, imperialisme, dan kristenisasi.

“Orientalisme telah masuk ke dalam pemikiran islam yang tak lagi melihat aspek benar salah melainkan mengedepankan kepentingan terutama kepentingan barat. Imperialisme mengubah pola dan sikap politik menjadi pragmatis yang tidak lagi memandang kepentingan dan kesejahteraan umat. Sementara itu, upaya kritenisasi terus digencarkan di kalangan menengah ke bawah untuk menjauhkan umat islam dari agamanya,” ungkapnya.

Muhammadiyah, kata Abas, menjadi salah satu harapan umat islam dalam membendung tantangan-tantangan besar tersebut baik melalui lembaga pendidikannya, lembaga kesehatannya maupun kader-kader terbaiknya.

“Muhammadiyah, menurut saya, melalui kader dan amal usahanya, saat ini menjadi harapan umat dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut,” ungkapnya.

Muhammadiyah sebagai salah satu ormas islam terbesar di Indonesia memiliki peran vital dan strategis dalam menjawab tantangan dakwah islam kontemporer yang berkembang saat ini dan yang akan berkembang di kemudian hari. (nisa)

Kontributor : Sulthon Arif Rakhman

Foto: Ilustrasi

 

Shared:
Shared:
1