Sambut Ramadhan, Muhammadiyah Purworejo Tegakkan Shubuh Akbar Berjamaah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 03 Mei 2017 09:19 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO --  Menyambut Bulan Ramadhan 1438 H, Takmir Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo selenggarakan Tabligh Akbar Gerakan Shalat Subuh Berjamaah yang ditempatkan di Masjid Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo Senin (1/5). Agenda kali ini disemarakkan kurang lebih 1000 jamaah yang berasal dari seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan `Aisyiyah, Amal Usaha Muhammadiya dan `Aisyiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah, Simpatisan dan masyarakat umum se-Kabupaten Purworejo. Momentum ini juga sebagai ajang silaturahmi warga persyarikatan serta memompa semangat beribadah, beramar ma`ruf nahi mungkar dan ber-fastabiqulkhairat.

“Gerakan yang digalakan ini merupakan inisiatif guna mengawali aktivitas ibadah bulan ramadhan yang sebentar lagi dijalani. Selain itu ajang thalabul`ilmi dan semangat. Sehingga jikalau setiap pagi ibadah shalat shubuh dapat sebanyak saat ini dapat jadi indikator kebangkitan Islam,” ujar Pujiono, Ketua PD Muhammadiyah Purworejo.

Setelah shalat shubuh berjamaah, lalu dilanjutkan dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Muslim Ketua PD Muhammadiyah Kendal sekaligus Ketua LAZISMU PW Muhammadiyah Jawa Tengah. Dalam motivasi dan tausiyah yang disampaikan beliau menekankan akan pentingnya beramal shaleh karena dengan itulah akan menjadi teman sejati dimana menemani setiap orang ketika menghadap Allah Swt.  “Ketika kita telah meninggal dunia tidak ada yang akan menemani kecuali amal shaleh kita. Shalat kita, zakat kita, infaq dan sadaqah kitalah yang akan jadi teman sejati. Sehingga mari zakat infaq terbaiknya dikeluarkan,” ungkapya.

Lebih lanjut Pujiono mengatakan bahwa dalam ber-Muhammadiyah harus yakinserta harus mampu meneladani sifat Rasulullaah dengan sidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (Menyampaikan) dan Fathonah (cerdas) serta ditambahkan dengan Marhamah (kasih sayang).

“Muhammadiyah itu bagian dari iman, yang bukan hanya diucapkan semata, tetapi dimantapkan melalui hati, diucapkan dengan lisan dan diwujudkan melalui pengamalan amal shaleh,” pungkasnya. (nisa)

Kontributor: Akhmad Musdani

 

 

Shared:
Shared:
1