Tidak Hanya Memberdayakan, MPM PP Muhammadiyah Turut Peduli Kesehatan Pedagang Asongan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 28 April 2017 17:04 WIB

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Perhatian Muhammadiyah terhadap masyarakat melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) hingga saat ini tidak hanya sebatas retorika semata. Telah banyak komunitas-komunitas di masyarakat yang dibentuk oleh MPM untuk diberdayakan.

Salah satu binaan MPM PP Muhammadiyah yaitu Pedagang Asongan untuk wilayah Kota Yogyakarta. MPM sejauh ini telah memberikan pemberdayaan dalam bentuk memberikan gerobak yang layak bagi pedagang. Selain memberikan pemberdayaan, MPM turut memperhatikan kesehatan para pedagang, yaitu dengan diadakannya Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pedagang Asongan Wilayah Kota Yogyakarta pada Jumat (28/4) bertempat di Aula SD Negeri Ngupasan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan diantaranya yaitu menyangkut tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolestrol.

Dijelaskan M. Nurul Yamin, Ketua MPM PP Muhammadiyah  pedagang asongan memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, khususnya untuk menyediakan makanan atau jajajan kepada siswa di sekolah-sekolah. “Makanan yang dijual diharapkan pastinya halal dan juga memiliki rasa aman bagi anak-anak yang mengonsumsinya,” terang Yamin.

Sehingga program pendampingan kesehatan yang dilakukan MPM terhadap pedagang asongan merupakan bentuk strategi besar pogram MPM  terkait dengan jihad kedaulatan pangan.

“Salah satu bentuk jihad kedaulatan pangan yaitu budaya pangan, dalam budaya pangan diantaranya terdapat makanan yang halal dan thayyib. Sehingga dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan ini MPM berharap tidak hanya makanan yang dijual saja yang sehat, namun pedagangnya juga sehat,” papar Yamin.

Selain itu, lanjut Yamin MPM juga turut meperhatikan kualitas dan kandungan makanan yang dijual oleh pedagang apakah sudah aman dan halal. Pengecekan tersebut akan dilakukan berskala, melalui kerjasama MPM dengan beberapa Universitas yang ada di Yogyakarta, diantaranya UMY, UAD, UNISA, UII.

Terkait pemberdayaan dengan memberikan bantuan berupa gerobak kepada pedagang asongan, Yamin menjelaskan akan dibagi pada tiga tahapan. “Penyerahan dilakukan bertahap, harapannya gerobak tersebut dapat bermanfaat dalam menjaga kualitas dan kesehatan makanan yang dijual, dari debu, maupun kotoran,” pungkas Yamin. (adam)

Shared:
Shared:
1