Muhammadiyah Kendal Luncurkan Sekolah Bisnis Muslim

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 24 April 2017 12:37 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KENDAL–  Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal meluncurkan Sekolah Bisnis Muslim  Kamis (20/4) di Six Water Game Weleri, Kendal.

Sekolah Bisnis Muslim didirikan karena sebuah keprihatinan terhadap kondisi perekonomian Indonesia saat ini. “Daya saing Indonesia dewasa ini terus merosot, warga Indonesia minder, rendah diri, dan masuk dalam kelas 7, sangat jauh dibanding dengan cina, hampir menguasai seluruh aspek perekonomian Indoensia ,” kata wakil ketua PDM Kendal, koordinator MEK, Khaerudin Rais ketika menyampaikan kata sambutan pada peluncuran SBM.

Ditambahkan, keadaan ummat Islam walaupun mayoritas, namun yang menguasai sektor ekonomi kebanyakan bukan umat muslim. “Ummat muslim sepertinya tak mampu mengambil alih kekuasaan di lini ekonomi. Ummat Islam sangat lemah bahkan lebih mengenaskan, banyak dari ummat Islam yang bekerja atau dipekerjakan untuk ummat non muslim secara tidak layak,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa PDM Kendal sedang berikhtiar melalui pembelajaran kongkrit khusus di bidang perekonomian yang berbasis syari’ah. Dari SBM insyaAllah lahir pengusaha-pengusaha sholeh, kaya, dan berkemajuan.

Sejalan dengan hal itu, ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Daerah Kendal, Budiyanto Amalia bertekad mewujudkan impian Muhammadiyah di bidang perekonomian melalui SBM. “Dari sini akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang mampu mengangkat perekonomian di Indonesia,”katanya.

Sekolah ini dilaksanakan 10 kali pertemuan. Setiap peserta tidak kami pungut biaya, hanya kesungguhan dan disiplin selama proses pembelajaran berlangsung. Kesungguhan itu dibuktikan dengan surat pernyataan oleh setiap peserta SBM dan ditanda tangani di atas meterai 6.000. Untuk angkatan pertama SBM ini diikuti 65 peserta. (syifa)

Kontributor : A.Ghofur/MPI Kendal

 

Shared:
Shared:
1