Saudi Berhasil Luruskan Pemahaman 3.000 Ektremis

Author : Administrator | Senin, 25 Februari 2013 15:10 WIB
Foto ilustrasi

VIVAnews - Pemberantasan terorisme tidak melulu mengandalkan senapan dan pembunuhan para pelaku teror. Pendekatan yang lebih humanis dan ilmiah diperlukan untuk meluruskan ideologi menyimpang dari para korban "cuci otak" kelompok ektremis.

Inilah yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi di Pusat Konseling dan Perawatan Pangeran Mohamed bin Naif di pinggiran kota Riyadh.

Diberitakan al-Arabiya, Minggu 24 Februari 2013, fasilitas ini telah berhasil meluruskan lebih dari 3.000 orang yang berpaham ekstremis. Sebanyak 92 persen dari peserta deradikalisasi berhasil lulus.

Menurut al-Arabiya, ini adalah bukti suksesnya pemerintah Arab dalam mengatasi terorisme hingga ke akar permasalahannya. Di fasilitas ini, mereka diberikan pendidikan oleh para pembimbing bahwa pemahaman mereka sebenarnya menyimpang dari syariah Islam.

Salah seorang mantan ekstremis, Abdul Rahman Al Houaity, mengatakan bahwa program deradikalisasi tersebut telah membuka matanya pada pemahaman lain yang berbeda dari pemahaman yang selama ini diyakininya. Dia juga mengatakan, kini dia bisa berpikir dengan jernih.

Tidak hanya berfokus pada pelurusan pemahaman Islam, kata Houaity, program ini juga memberikan pandangan baru bagi mereka soal dampak politik, sosial dan ekonomi dari ideologi yang mereka anut.

Selain itu, program ini juga kerap melakukan diskusi antara para ekstremis dengan ulama dan mantan ekstremis. Diskusi ini bertujuan untuk memberikan rasa percaya diri dan memudahkan mereka kembali ke masyarakat. (umi)

Sumber: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/393046-saudi-berhasil-luruskan-pemahaman-3-000-ektremis
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1