Polisi Terkecoh, Dikira Nenek Sekarat Terjebak di Mobil, Ternyata...

Author : Administrator | Senin, 19 Desember 2016 06:30 WIB

  Sosok nenek sekarat di dalam mobil, lengkap dengan masker oksigen menempel di mulut.

 

NEW YORK, KOMPAS.com - Jarum jam menunjuk ke pukul 8.30 pagi, ketika seorang warga dengan suara panik menelepon ke kantor polisi di Hudson, New York, Amerika Serikat.

Orang itu melaporkan, bahwa ada seorang nenek yang terjebak di dalam mobil di sebuah areal parkir di kota itu.

Nenek itu terlihat seperti sekarat, karena kedinginan. Sosok itu duduk di kursi penumpang, di dalam mobil yang diselimuti salju.

Polisi pun bergegas menuju ke lokasi yang disebut oleh saksi mata itu, demikian diberitakan the Times Union.

Di tempat kejadian, sejumlah polisi mendapati sosok perempuan tua, tak bergerak, dengan masker oksigen menutup mulutnya. 

Tanpa berpikir panjang, polisi memecahkan jendela mobil untuk masuk dan melakukan penyelamatan.

Informasi yang terkumpul menyebutkan, kendaraan itu terparkir sejak malam sebelumnya.  

Namun, apa yang terjadi setelah polisi masuk ke mobil? 

Ternyata, sosok yang dikira sekarat itu tak lebih dari sebuah manekin.

Manekin itu terlihat sangat mirip dengan sosok manusia. Boneka itu ternyata biasa digunakan untuk pelatihan pertolongan pertama.

Sosok boneka itu memang sangat realis, dengan pakaian lengkap, kaca mata, gigi, dan bahkan sepatu. Demikian dikutip dari CBS New York.

Pemilik mobil yang kemudian muncul di tempat kejadian mengaku biasa membawa-bawa boneka itu ke mana-mana. 

Dia berdalih, trik itu dilakukan untuk mencegah niat pencuri yang hendak membongkar mobilnya.

"Dalam pemahaman kami, pemilik bisa mengerti tentang langkah yang terpaksa kami lakukan itu," ungkap Kepala Polisi L. Edward Moore.

"Tapi dia sempat melontarkan protes keras dengan kata-kata yang vulgar kepada anggota kami," sambung dia. 

Tentu, tak ada dakwaan apa pun yang dilayangkan dalam insiden ini.

Bahkan, polisi mengucapkan terima kasih kepada warga yang bersedia melaporkan kondisi mencurigakan itu kepada polisi.

Hal itu, menurut Moore, merupakan cerminan dari kepedulian warga akan kenyamanan dan keamanan hidup di lingkungan mereka.

Selanjutnya, polisi mengingatkan agar warga lebih bijaksana jika ingin membawa atau membeli manekin dan menempatkannya di dalam mobil.

"Agar kondisinya menjadi jelas bagi semua warga, perlu saya ingatkan, jika warga menyimpan manekin di dalam mobil, maka ada kemungkinan, kami memecahkan jendela mobil itu," kata Moore.

"Saya memuji langkah warga yang mau memberikan laporan kepada polisi, dengan niat membantu menyelamatkan nyawa sesama manusia," sambung dia. 

Editor : Glori K. Wadrianto
Sumber : UPI,
Sumber: http://internasional.kompas.com/read/2016/12/19/09221761/polisi.terkecoh.dikira.nenek.sekarat.terjebak.di.mobil.ternyata.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1