Indonesia Menjadi Pasar yang Potensial Bagi Universitas di AS

Author : Administrator | Selasa, 16 April 2013 14:12 WIB
Gedung Harvard (Reuters)

Perkembangan ekonomi yang tumbuh pesat di tengah krisis global, membuat Indonesia jadi sasaran empuk pemasaran universitas asing. Salah satu negara yang gencar melakukan promosi adalah Amerika Serikat.

Contohnya, Senin malam kemarin, sembilan sekolah hukum AS gelar pameran untuk mengenalkan program yang dimiliki dan menggaet mahasiswa Indonesia. Acara yang berlangsung di Pusat Kebudayaan AS @america itu turut dihadiri Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel.

Scot setuju dengan pernyataan yang menyebut Indonesia merupakan target pasar yang potensial bagi universitas-universitas di AS.

"Rata-rata semua universitas di AS merupakan universitas terbaik di seluruh dunia dan kami akan sangat senang apabila dapat memiliki mahasiswa Indonesia dalam jumlah yang lebih besar lagi," ujar Scot kepada para pewarta berita yang menemuinya Senin, 15 April 2013.

Universitas terbaik yang dimiliki oleh AS disebut Scot termasuk bidang hukum khususnya program pasca sarjana yang menawarkan gelar LL.M (Legal Law of Master). Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang telah memiliki gelar sarjana bidang hukum untuk memperluas keahlian dan keterampilannya.
"Dan ini hanya merupakan program satu tahun saja," imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Duta Besar AS untuk kawasan ASEAN ini.

Untuk menarik minat mahasiswa asal Indonesia, pemerintah AS bahkan telah menjanjikan kemudahan pengajuan visa pelajar. "Kami berani mengatakan Anda tidak perlu khawatir soal pengurusan visa. Apabila Anda sudah diterima di universitas di AS, maka visa pelajar, sudah pasti kami kabulkan," tegas Scot memberikan jaminan.

Menurut data yang diperoleh dari pihak Kedutaan Besar AS, saat ini terdapat 7.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di AS. Menurut Scot jumlah itu meningkat setiap tahunnya.

"Di tahun 2013 ini, tercatat sebanyak 7.000 mahasiswa asal Indonesia sedang belajar di AS dan jumlah ini terus meningkat terlihat dari jumlah permohonan visa yang kami kabulkan naik 30 persen dalam dua tahun terakhir," ujar Scot.

Sumber: http://dunia.news.viva.co.id
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1