Dikira Waralaba AS, Restoran Cepat Saji Ditutup

Author : Administrator | Rabu, 04 November 2015 10:07 WIB
Restoran cepat saji Halal KFC ditutup oleh polisi karena dikira waralaba KFC asal AS (Foto: BBC)
Restoran cepat saji Halal KFC ditutup oleh polisi karena dikira waralaba KFC asal AS (Foto: BBC)

 

TEHERAN – Restoran cepat saji ditutup di Teheran, Iran. Pemilik restoran menduga pihak kepolisian mengira restoran cepat saji miliknya adalah cabang dari waralaba asal Amerika Serikat (AS).

Polisi menduga, izin restoran cepat saji Halal KFC itu palsu sehingga mereka menutupnya. Mereka mengira, izin palsu dibuat karena restoran tersebut merupakan cabang dari waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC). Iran sendiri diketahui punya sikap anti-Amerika.

“Penutupan Halal KFC adalah kesalahpahaman. Restoran ini sama sekali tidak punya hubungan dengan KFC dari AS,” ujar Abbas Pazuki manajer restoran Halal KFC seperti dilaporkan BBC, Rabu (4/11/2015).

“Kami adalah bagian dari waralaba Halal KFC asal Turki. Restoran tersebut adalah milik umat Islam dan menargetkan pasar ke negara-negara Islam. Halal KFC adalah lawan dari KFC milik AS,” lanjutnya.

Pernyataan Abbas dikonfirmasi oleh Kepala Kamar Dagang Iran Ali Fazeli. Halal KFC disebutnya tidak memiliki hubungan dengan KFC asal AS. Fazeli menuturkan lembaganya sangat menghargai permintaan dari Pemimpin Iran untuk tidak memberi izin usaha kepada merek dagang asal negara-negara Barat.

Kelompok garis keras Iran khawatir perjanjian pembatasan program nuklir dengan negara-negara Barat akan mengurangi sikap anti-Amerika. Dengan adanya perjanjian tersebut, dikhawatirkan pengaruh dari negara-negara Barat akan membanjiri Iran. Beberapa negara Barat sendiri diketahui sedang berusaha menjalin kerja sama bisnis dengan Pemerintah Teheran sebagai tindak lanjut dari perjanjian tersebut.

Sumber: http://news.okezone.com/internasional/
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image


Shared:
1