<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
<title>Feeds Berita  Universitas Muhammadiyah Malang</title>
<link>http://www.umm.ac.id/</link>
<atom:link href="http://www.umm.ac.id/id/feed/news/rss"  rel="self"  type="application/rss+xml" ></atom:link>
<description><![CDATA[This is an  Universitas Muhammadiyah Malang RSS 2.0]]></description>
<image><title>Feeds Berita  Universitas Muhammadiyah Malang</title>
<link>http://www.umm.ac.id/</link>
<url>http://www.umm.ac.id/images/icon.png</url>
</image>
<item>
<title>Games Kreatif Rangsang Kunjungan ke Perpustakaan</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3523-games-kreatif-rangsang-kunjungan-ke-perpustakaan.html</link>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3523-games-kreatif-rangsang-kunjungan-ke-perpustakaan.html</guid>
<description><![CDATA[
   

    
        
            
        
        
             
        
    

American Corner Universitas Muhammadiyah Malang (Amcor UMM) mengadakan &amp;ldquo;Discussion and Presentation on Gaming in the Library di Perpustkaan Pusat, Selasa (18/6). Materi menarik ini disampaikan Kelly Czarnecki. 
 Menurut direktur Amcor UMM, Dr A. Habib, MA kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Amcor untuk pelatihan. Kegiatan diikuti beberapa guru dari perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan staff Perpustakaan Pusat Kota Malang.
   Materi yang diberikan oleh Kelly ini berkaitan dengan games yang ada di perpustakaan. Pelatihan ini mengajarkan hal yang kreatif, mencari makna yang terkandung di dalamnya karena games banyak menggunakan bahasa Inggris. 
Kelly memberikan contoh sosok Mark Zuckerberg, pembuat jejaring sosial Facebook  yang sangat terkenal di dunia. Awalnya Mark belajar programming karena tertarik dengan games, dia harus terbiasa dengan matematika, bahasa Inggris dan tampilan layar sehingga terciptalah facebook yang saat ini menjadi kebutuhan manusia.
   &amp;ldquo;Games yang menarik adalah games yang interaktif,&amp;rdquo; ucap Kelly. Ada beberapa tujuan menyediakan fasilitas games di perpustakaan. Pertama, hiburan yang artinya dengan informasi tetapi terdapat hiburan di dalam perpustakaan. Kedua, merupakan ranah tambahan bagi pengunjung dimana mereka bisa mencoba games. Ketiga, kegiatan sosial dimana pengunjung yang datang ke perpustakaan untuk kesan perdamaian bersama teman, keluarga ataupun dengan]]></description>
</item>
<item>
<title>Peace Corps Gelar Konferensi Kepala Sekola di UMM</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3522-peace-corps-gelar-konferensi-kepala-sekola-di-umm.html</link>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3522-peace-corps-gelar-konferensi-kepala-sekola-di-umm.html</guid>
<description><![CDATA[
        

    
        
            
        
        
            Relawan Peace Corps mengikuti kegiatan konferensi kepala sekolah di UMM
        
    

Usai dilantik Duta Besarnya, para relawan asal Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam Peace Corps menggelar konferensi kepala sekolah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (18/06). Acara tersebut merupakan wadah sharing sebelum para relawan memulai kegiatan sebagai guru bahasa Inggris baru di sekolah-sekolah yang sudah di tetapkan di seluruh Jawa Timur.
        Para relawan duduk bersama kepala sekolah dalam satu meja yang terbagi dalam 12 kelompok. Khusus di Jawa Timur acara ini dilaksanakan di UMM, sedangkan di Jawa Barat dilaksanakan di kota Bandung. Seperti diketaui, mulai tahun ini relawan Peace Corps tak hanya disebar di Jatim, tapi juga di Jabar.
        Dalam sesi penjelasan perfect teacher (guru yang sempurna), Indonesia dan Amerika mencoba menjelaskan cara pembelajaran yang di lakukan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di dalam kelas. Cara pembelajaran itu ditujukan dalam gambar-gambar yang dibuat langsung oleh dua orang dalam satu kelompok.  
&amp;ldquo;Performer guru yang ideal adalah guru yang kehadirannya selalu dinantikan muridnya, kepergian selalu dinantikan untuk kembali,&amp;rdquo; ujar Wazir salah satu kepala sekolah. 
Dia juga menjelaskan bahwa seorang guru harus mempunyai kemampuan yang cukup serta persiapan yang maksimal. Sedangkan menurut relawan, kelas harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi para siswa. 
&amp;ldquo;Guru harus memastikan para murid belajar]]></description>
</item>
<item>
<title>Gerakan Melek Media UMM Sampai ke TK ABA 16</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3521-gerakan-melek-media-umm-sampai-ke-tk-aba-16.html</link>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3521-gerakan-melek-media-umm-sampai-ke-tk-aba-16.html</guid>
<description><![CDATA[ 
               

    
        
            
        
        
            Guru, orang tua dan wali murid TK ABA 16 Dinoyo tampak cermat mengikuti kegiatan Melek Media yang diberikan oleh UMM
        
    

 Tak henti-hentinya tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kampanye media sehat. Melalui Gerakan Melek Media (media lietarcy movement) tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap dampak media massa. Terakhir, bersama guru, orang tua dan wali murid TK ABA 16 Dinoyo, UMM mendeklarasikan Simpul Media Literacy, Senin (17/6).
                Ketua tim pengabdian masyarakat Gerakan Melek Media, Nasrullah, menerangkan hingga saat ini sudah enam simpul dibentuk sebagai kelompok penggerak. Simpul-simpul lain yang sudah berjalan adalah Kelompok  Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Batu, Fungsionaris Mahasiswa UMM, pengasuh dan santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Karang Asem Paciran Lamongan, TK &amp;lsquo;Aisyiyah 16 Lowokwaru, serta TK ABA 16 Dinoyo.
                &amp;ldquo;Kita akan menambah kekuatan ini sampai semua bisa terkoneksi satu sama lain dalam melakukan gerakan mendidik masyarakat agar menggunakan media secara sehat, kritis, dan produktif. Jangan sampai media massa di era kebebasan ini membuat masyarakat hanya menjadi pasar dan obyek saja,&amp;rdquo; ujar Nasrullah.
                Hal senada diungkapkan kepala TK ABA 16, Ani Cahyani. Menurutnya, orang tua dan wali murid wajib mengetahui bahaya media massa di samping dampak positifnya.]]></description>
</item>
<item>
<title>Dubes AS: Peace Corps Menjadi Sahabat Indonesia</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3516-dubes-as-peace-corps-menjadi-sahabat-indonesia.html</link>
<pubDate>Mon, 17 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3516-dubes-as-peace-corps-menjadi-sahabat-indonesia.html</guid>
<description><![CDATA[
 

    
        
            
        
        
             
        
    

Hanya dalam waktu 10 minggu, Laura Bloomer, lancar berbahasa Indonesia. Selama mengikuti Preservice Training di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan di Batu, relawan Peace Corps asal Amerika Serikat ini begitu menghayati setiap acara yang diikutinya. Padahal, semula dia tidak mengenal sama sekali bahasa dan budaya Indonesia. &amp;ldquo;Sekarang sepertinya ada mukjizat, saya jadi lancar berbahasa Indonesia,&amp;rdquo; kata Laura saat diberikan kesempatan memberi kesan sebelum dilepas Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel, di UMM Dome Senin (17/6).
Laura adalah satu dari 50 relawan yang dilepas Dubes AS setelah melalui tiga bulan pelatihan bahasa dan budaya Indonesia sebelum diterjunkan ke sekolah-sekolah di Jawa Timur dan Jawa Barat selama dua tahun ke depan. Bagi UMM, menjadi tuan rumah kegiatan serupa sudah memasuki tahun ke-4. Sejak tahun 2010, UMM dipercara menjadi host university dan setiap tahun pula Dubes AS melantik dan mengambil sumpah para relawan sebelum diterjunkan.
Bagi Scot, tahun ini adalah yang ketiga kalinya dia melantik. Setiap tahun selalu ada kesan mendalam terkait dengan kemajuan para calon relawan. &amp;ldquo;Jumlah relawan yang kami kirim dari tahun ke tahun akan semakin banyak,&amp;rdquo; ujar Dubes berwajah ramah ini.  Dia berharap hubungan kedua negara bisa lebih kuat lagi.
Lebih lanjut, Scot menyerukan kepada para relawan untuk tidak hanya sebagai pengajar bagi murid Indonesia, melainkan juga belajar dari Indonesia. Ini merupakan bagian dari]]></description>
</item>
<item>
<title>Mahasiswa UMM Pamer Hasil Praktikum   </title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3511-mahasiswa-umm-pamer-hasil-praktikum.html</link>
<pubDate>Fri, 14 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3511-mahasiswa-umm-pamer-hasil-praktikum.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
             
        
        
             
        
    



Kreativitas mahasiswa dalam membuat film dan tayangan jurnalistik ditantang oleh laboratorium Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mahasiswa diharuskan menunjukkan karyanya melalui berbagai media, termasuk mengirim ke stasiun televisi nasional atau dengan gelar karya di tempat umum.
Kepala Laboratorium Komunikasi UMM, Jamroji, M.Comm, mengungkapkan saat ini pihaknya mengoleksi puluhan karya mahasiswa. Beberapa diantaranya sangat layak dipublikasikan kepada publik. 
 &amp;ldquo;Gelar karya maupun pemuatan di media umum merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban tugas praktikum. Jadi mahasiswa harus siap dikritik, diapresiasi, maupun menerima pujian,&amp;rdquo; kata Jamroji yang lulus dari Edith Cowan University, Australia itu sebelum acara gelar karya mahasiswa, Kamis (13/06). 
 Sejumlah 18 karya liputan jurnalistik baik hard maupun soft news karya mahasiswa sudah dikirim ke berbagai stasiun televisi. Di antaranya untuk acara Citizen Journalism di NET dan Wideshot Metrotv. Beberapa diantaranya sudah memperoleh jadwal tayang. 
&amp;ldquo;Lumayan, kelompok saya dapat pujian dan dapat kompensasi uang dari NET,&amp;rdquo; kata Mahpudin, mahasiswa Komunikasi angkatan 2010, bangga. Liputannya tentang perpustakaan kontainer di Batu sudah tayang beberapa hari lalu. 
 Sementara itu, enam karya film fiksi dan nonfiksi dipamerkan di kedai Kava Koffie, Kamis (13/06). Pemutaran karya mahasiswa itu didampingi ketua jurusan Komunikasi Nurudin dan dosen Novin Farid Setyo Wibowo.]]></description>
</item>
<item>
<title>Bahasa Inggris Masih Penting untuk SD</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3502-bahasa-inggris-masih-penting-untuk-sd.html</link>
<pubDate>Wed, 12 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3502-bahasa-inggris-masih-penting-untuk-sd.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
            
        
        
             
        
    




Kontroversi penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa SD menarik perhatian Jennifer Plaistowe. Mahasiswa asal Australia yang kini studi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu meneliti tiga sekolah di Malang mengenai tanggapan sekolah, orang tua dan murid tentang pelajaran bahasa Inggris.
Jennifer atau biasa dipanggil Jen, adalah peserta Australian Consortium for In Caountry Indonesian Studies (Acicis). Dia merupakan mahasiswa angkatan 36. Sejak tahun 1994, UMM menjadi mitra Acicis dan setiap semester menerima mahasiswa yang sebagian besar berasal dari Australia itu.
Dalam pemaparan hasil akhir risetnya, Senin (10/6), Jen mengangkat judul &amp;ldquo;Kontroversi Pentingnya Bahasa Inggris bagi Siswa Sekolah Dasar di Indonesia (Suatu Studi tentang Kebijakan Penghapusan Bahasa Inggris pada Tingkat SD)&amp;rdquo;. Didampingi residence directur Acicis Dr Philip King dan ketua program Acicis UMM, Widiya Yutanti, MA, Jen mempresentasikan penelitiannya menggunakan bahasa Indonesia yang lancar.
Penelitian ini dilakukan oleh Jen di tiga sekolah, yakni SD Kauman 1, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 dan SD Penanggungan Malang. Jen menggambarkan tentang kondisi sosial dan pendidikan yang dialami oleh para siswa di sekolah masing-masing. Menurutnya terdapat beberapa kontroversi diantaranya, bahasa Inggris menjadi muatan lokal dalam kurikulum SD 2013.
&amp;ldquo;Bagi pihak yang mendukung dihapuskannya kurikulum bahasa Inggris menganggap bahwa anak SD seharusnya mempelajari]]></description>
</item>
<item>
<title>FEB UMM Luncurkan Tax Center</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3500-feb-umm-luncurkan-tax-center.html</link>
<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3500-feb-umm-luncurkan-tax-center.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
            
        
        
             pemotongan pita peresmian Tax Center FEB UMM oleh Dirjen Pajak Drs. Ken Dwijugiasteadi, Ak, M.Sc
        
    




        Tax Center di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi diluncurkan, Selasa (11/9). Launching juga dilanjutkan seminar bertemakan &amp;ldquo;Penanggulangan Kejahatan Perpajakan untuk Kesejahteraan Masyarakat&amp;rdquo;. Tampil sebagai pembicara kepala kantor Direktur Jenderal Pajak Wilayah 3 Jawa Timur Drs. Ken Dwijugiasteadi, Ak, M. Sc, dekan FH UMM Sidik Sunaryo, SH, M.Si, guru besar hukum kepailitan Prof. Dr. Rahayu Hartini SH, MSi, dan konsultan pajak Priyo Jatmiko.
        Dalam sambutan, Pembantu Rektor I (PR I) Prof Dr Bambang Widagdo MM  menjelaskan mengenai adanya sosialisasi program, hal-hal dan kebijakan baru yang dilakukan pada launching tax tersebut. &amp;ldquo;Pajak membangun kemandirian bangsa dan masyarakat,&amp;rdquo; terangnya. Dia juga menjelaskan bahwa UMM telah melakukan kerja sama dengan Dirjen Pajak sejak lama. 
        Ken menjelaskan mengenai penanggulangan kejahatan perpajakan negara yang dilakukan oleh petugas perpajakan dan pelaku pembayar wajib pajak. &amp;ldquo;Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami kerugian hingga 1 Triliun lebih yang akibatnya dapat merugikan masyarakat sehingga masyarakat tidak dapat menikmati fasilitas dari negara,&amp;rdquo; tegas Ken. 
Hal tersebut terjadi karena berbagai hal seperti adanya tindakan korupsi. Tindakan korupsi tersebut terjadi akibat niatan melawan hukum, memperkaya]]></description>
</item>
<item>
<title>Kuliah Tamu Komunikasi Hadirkan Konsultan PR Senior</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3499-kuliah-tamu-komunikasi-hadirkan-konsultan-pr-senior.html</link>
<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3499-kuliah-tamu-komunikasi-hadirkan-konsultan-pr-senior.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
            
        
        
             
        
    


 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (Prodi Ikom UMM) mengadakan kuliah tamu  dengan tema &amp;ldquo;Crisis Management and Building Reputation Formula&amp;rdquo; dengan pemateri konsultan PR senior, Nico Wattimena, MA, P.hD di Aula BAU, Selasa (11/06). Kuliah tamu ini dihadiri oleh Dekan FISIP, dosen Ikom dan seluruh sekitar 200 mahasiswa.
   Dalam kulianya, Nico beranggapan bahwa seorang PR tidak hanya menangani media namun juga menangani masalah internal maupun eksternal. Krisis sendiri dapat dialami oleh semua organisasi, namun dengan keadaan kita pun juga dapat memainkan krisis tersebut.
   Terdapat beberapa perhatian terhadap krisis. Seperti  kejutan yaitu ketika krisis muncul, hal ini tidak terduga dan peristiwa berkembang dalam artian kasus krisis dapat meluas. Komunikasi yang harus disampaikan oleh seorang PR yaitu menyampaikan fakta, jujur mengenai apa yang diketahui dan tidak diketahui, dan katakan seperlunya, jangan berspekulasi, selanjutnya, katakan sejujurnya.

   &amp;ldquo;Awarnes, commitment, concern adalah point-point penting dalam masalah krisis,&amp;rdquo; terang Nico. Terdapat 10 langkah dalam menghadapi krisis komunikasi, seperti: mengidentifikasi tim krisis, mengidentifikasikan juru bicara, pelatihan juru bicara, membentuk protocol komunikasi, mengidentifikasi dan mengetahui audiens, mengakhiri krisis, memutuskan metode-metode komunikasi,  mengidentifikasi pesan kunci, memperkirakan situasi krisis, dan mengantisipasi krisis.
  ]]></description>
</item>
<item>
<title>Delegasi ACRP Terkesan Kehidupan Beragama di Indonesia</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3497-delegasi-acrp-terkesan-kehidupan-beragama-di-indonesia.html</link>
<pubDate>Tue, 11 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3497-delegasi-acrp-terkesan-kehidupan-beragama-di-indonesia.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
            
        
        
             Din Syamsuddin didampingi delegasi dari Australia, Korea Selatan dan India menyampaikan hasil rapat ACRP kepada pers di kediaman Wali Kota Batu.
        
    


 
Pertemuan Committe Executive anggota Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) ditutup Minggu (9/6) di Batu. Sejumlah 59 tokoh lintas agama dari 17 negara yang mengikuti pertemuan itu dijamu makan malam oleh Walikota Batu di Pendopo Kota setelah tiga hari mengikuti rapat di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Presiden ACRP, Prof Dr Din Syamsudin, mengatakan pertemuan berlangsung sukses. Hasil pertemuan ini akan disampaikan di general assembly tahun depan yang akan diadakan di semenanjung Korea.
&amp;ldquo;Masing-masing delegasi membuat catatan tentang kondisi kehidupan beragama dari negaranya masing-masing. Permasalahan yang dihadapi berbeda-beda. ACRP memberi rekomendasi, tetapi penyelesaian tetap ada pada negara masing-masing,&amp;rdquo; kata Din yang juga ketua umum PP Muhammadiyah itu.
Delegasi dari India ACRP, N Vasudevan, menilai Indonesia merupakan model ideal kehidupan umat beragama. Semboyan bhinneka tunggal ika dinilai mampu menyaktukan bangsa Indonesia. &amp;ldquo;Islam Indonesia itu moderat. Umatnya menghargai umat agama lain,&amp;rdquo; ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Sekjen ACRP Sunggon Kim asal Korea Selatan. &amp;ldquo;Kuncinya, jika kalian menyukai diri kalian, sukailah saudara kalian, dari agama apapun,&amp;rdquo; kata Kim.
Selama acara Kim memang menjadi delegasi paling sibuk selain Din. Sebab dia]]></description>
</item>
<item>
<title>Dik Doank Motivasi Calon Perawat</title>
<link>http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3494-dik-doank-motivasi-calon-perawat.html</link>
<pubDate>Sat, 08 Jun 2013 00:00:00 +0700</pubDate>
<guid isPermaLink="true" >http://www.umm.ac.id/id/umm-news-3494-dik-doank-motivasi-calon-perawat.html</guid>
<description><![CDATA[
    
        
            
        
        
             
        
    

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (Fikes-UMM) menggelar Seminar dan Workshop Perawat bekerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI). Seminar dengan tema &amp;ldquo;Strategi Kontemporer Pemberdayaan masyarakat dalam Membangun Kesehatan Fisik, mental dan Sosial&amp;rdquo; ini berlangsung di ruang teater UMM Dome, Sabtu (8/6). Seminar dihadiri peserta dari beberapa kota seperti Kediri, Surabaya, Jombang, Malang dan kota lainnya. 
Seminar menghadirkan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dr Ahmad Yusuf, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Purwadi, M. Kep., Sp. Kom dan artis Dik Doank. Purwadi juga dikenal sebagai Sekjen IPKKI, sedangkan Dik Doank merupakan pemilik dan pendiri rumah komunitas Kandank Jurank Doank.
Dalam penampilannya yang menarik Dik Doank tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada peserta. Dipandu moderator kepala Humas UMM, Nasrullah, Dik Doank memaparkan bagaimana membangun kesadaran komunitas yang bersih, mencintai lingkungan dan kekuatan iman.
&amp;ldquo;Belum menjadi perawat yang sukses jika belum bisa merawat ibunya dengan baik,&amp;rdquo; ujar Dik Doank. Maka perawat harus bisa mendekati sifat keilahian (ketuhanan), dimana Tuhan adalah Maha Merawat.   
Beberapa kali Dik mengajak peserta berdoa untuk orang tua. Tak pelak penampilannya menjadi inspirasi bagi peserta. Terbukti beberpa pertanyaan tertuju pada bagaimana membangun kesuksesan mulai dari nol. &amp;ldquo;Semua butuh proses,&amp;rdquo; kata]]></description>
</item>
</channel>
</rss>