Yearis Karateka UMM, Ubah Hobi Jadi Prestasi

Author : Humas | Rabu, 29 Agustus 2018 17:04 WIB
 
 
Karate menjadi salah satu olah raga yang diminati banyak anak muda, termasuk di Indonesia. Tak hanya sebatas melatih kebugaran, kompetisi di cabang olah raga ini juga selalu seru diikuti. Seni bela diri yang berasal dari Jepang tersebut beberapa waktu terakhir juga membawa nama harum Indonesia di perhelatan ASIAN Games 2018.
 
Mengumpulkan emas sejak hari pertama, di hari ke-8 ASIAN Games Kontigen Indonesia berhasil kembali merebut Emas di cabang olah raga karate, Minggu (26/8). Medali emas ke-11 dari total 24 medali emas di Asian Games 2018 tersebut, disumbang oleh karateka Rifki Ardiansyah Arrosyid dari nomor kumite -60 kg putra. Menariknya, Rifki sendiri adalah remaja 21 tahun yang saat ini juga merupakan prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua (Serda) yang saat ini bertugas di Kodam V/Brawijaya. Meski seorang prajurit, Rifki terbukti tetap mampu menorehkan prestasi di bidang olah raga.
 
Semangat Rifki juga hidup didiri Bidang Caprycornis Yearis S mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang rajin mengumpulkan prestasi di bidang olah raga karate. Yearis demikian panggilan akrabnya, telah memenangkan banyak kejuaraan karate hingga tingkat nasional. Di antaranya adalah Juara 1 Kumite Perorangan Putri +60 di Kejuaraan Karate Se Jawa Bali pada Institus Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) ITS Cup pada 21-22 April 2018 lalu.
 
Selain itu, mahasiswa semester lima ini juga sudah mengikuti berbagai kejuaraan lain dan memenangkan banyak  pertandingan nasional diantaranya Juara 3 Kumite Perorangan Putri +68 dan Juara 3 Kumite Beregu Putri di Kejuaraan Karate Se Jawa Timur pada Piala Rector Cup Universitas Negeri Jember, dan Kumite Perorangan Putri -68 di Kejuaraan Karate Se Jawa Bali Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Cup.
 
“Karate adalah hobi saya sejak kecil dan terbawa hingga masa kuliah. Saya bersyukur bisa memenangkan beberapa kejuaraan dan juga bahagia karena bisa membawa nama baik kampus,”ujarnya, Rabu (29/8).
 
Melalui berbagai kemenangan yang terus dikumpulkan Yearis mengaku ingin membuktikan bahwa meski melakoni berbagai profesi, termasuk masih berstatus sebagai mahasiswa, tak lantas ruang gerak remaja menjadi terbatas. Ia pun mengajak anak muda Indonesia untuk terus berkarya dalam berbagai bidang termasuk olah raga, untuk mengharumkan nama bangsa. Tidak hanya dalam bidang akademik. 
 
“Saya ingin menunjukan ke semua orang, termasuk sebagai mahasiswa UMM tak hanya bisa unjuk gigi di bidang akademik melainkan juga di pada prestasi lainnya,” pungkas Yearis.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image