UMM Wujudkan World Class University

Author : Humas | Sabtu, 24 Juli 2010 13:21 WIB
 

Kerja keras Lembaga Infokom UMM dalam usaha mewujudkan misi sebagai world Class University, semakin mendekati kenyataan. Diantara Perguruan Tinggi Muhammadiyah UMM menempati peringkat pertama Webometric.  Ir. Suyatno, M.P., kepala Lembaga Infokom, menyatakan  bahwa UMM berhasil masuk pada urutan 2.310 dari 12.000 perguruan tinggi di seluruh dunia. “Kalau dilihat dari seluruh PT di Indonesia, UMM berada pada tingkat 17 dan menduduki peringkat 4 di antara PTS” ungkapnya pada Selasa siang (20/07). Prestasi itu melonjak tajam dibanding Januari lalu, yang hanya menduduki peringkat 4.729 diantara 10.000 perguruan tinggi dunia dan urutan ke- 35di Indonesia serta posisi ke-4 di lingkungan PTM.

Webometric merupakan sistem peringkat perguruan tinggi se-dunia berdasarkan website yang dimiliki masing-masing. Sedang waktu penilaian, dilakukan setahun dua kali; bulan Januari dan Juli. Kriteria penilaian didasarkan pada empat poin; pertama, segi ukuran atau size, yang meliputi: jumlah halaman dalam website, jumlah domain dan subdomain. Kedua, visibility, yaitu banyaknya jumlah pengguna di luar UMM yang membuat link ke website UMM, yang memberi porsi penilaian hingga 50% dari total penilaian. Ketiga, Rich File, seperti doc, pdf, ppt,  ps, dan lain-lain. Semakin banyak jumlah ekstension akan membantu penambahan nilai. Ke-empat, scholar, banyaknya karya ilmiah UMM yang diakui sebagai sumber pustaka oleh google. “Awalnya haya 39 karya ilmiah yang diakui oleh google. selanjutnya per hari ini mencapai 7310 karya ilmiah. Semua itu bersumber dari penelitian dosen dan skripsi mahasiswa”, jelas Suyatno.

Suyatno juga mengatakan bahwa untuk melakukan semua itu diperlukan perubahan paradigm; “Kalau dulu UMM yang banyak mendownload maka sekarang ini harus UMM yang banyak mengupload file sebagai referensi orang luar. Jadi harus ditanamkan bahwa skripsi mahasiswa juga bermanfaat untuk orang lain”, ungkap dosen peternakan tersebut.

Sinergitas kegiatan yang memberikan kontribusi peningkatan peringkat terus diupayakan. Beberapa diantaranya adalah pelatihan website untuk mahasiswa, membuat subdomain untuk seluruh unit yang ada di UMM, UKM dan HMJ. “Bahkan pada saat pelatihan internet untuk mahasiswa baru, mereka diwajibkan membuat blog “, jelasnya bersemangat.

Reward terpenting terhadap prestasi ini berupa prestige  bagi UMM. Apalagi DIKTI sudah mencanangkan bahwa seluruh PT yang ada di Indonesia harus masuk dalam world Class University”, ungkapnya bangga. Peringkat tinggi dalam hal webometric, akan memberikan insentif pada promosi secara internasional. Sekaligus dimungkinkan akan masuk pada buku The Promoting University  yang dikeluarkan DIKTI. Salah satu keuntungan yang bias dipetik adalah kemungkinan mendapatkan hibah dari dalam dan luar negeri semakin banyak, kerjasama dengan institusi lain semakin mudah, serta yang pasti adalah penilaian positif atas akreditasi lembaga. rwp/jss.

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image