UMM-Pemkot Batu Sepakati MoU Pengembangan Kota

Author : Humas | Sabtu, 30 Mei 2015 16:00 WIB
KERJASAMA: Rektor UMM Prof Dr Muhadjir Effendy MAP dan Walikota Batu Eddy Rumpoko menandatangani MoU di depan wisudawan, Sabtu (30/5).

PEMKOT Batu dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sepakat melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang pengembangan wilayah dan penelitian pertanian organik. Penandatanganan dilakukan saat prosesi Wisuda ke- 76 Periode II, Sabtu (30/5) di UMM Dome.

      Walikota Batu Eddy Rumpoko dan Rektor UMM Prof Dr Muhadjir Effendy MAP menandatangani MoU tersebut disaksikan ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMM Prof Dr HA Malik Fadjar MSc dan sekretaris Kopertis VII Jawa Timur Prof Ali Maksum.

      “Potensi pertanian adalah potensi yang ingin dikembangkan oleh Kota Wisata Batu (KWB),” kata Eddy Rumpoko dalam orasi ilmiah bertema “Pengembangan Batu sebagai Kota Wisata Internasional Berbasis Pertanian Organik”.

      Sebelumnya, Kota Batu memfokuskan diri dalam bidang pariwisata. “Biarpun kota kami ini kecil, jumlah penduduk tak kurang dari 200 ribu saja, namun wisatawan yang mengunjungi KWB setahun bisa lebih dari empat juta pengunjung. Apalagi, mahasiswa UMM yang berada di hadapan saya ini pasti Sabtu-Minggu selalu ke alun-alun atau Pos Ketannya,” ungkapnya dihadapan 1.377 wisudawan dan orangtua/wali.

      Kerjasama Pemkot Batu dengan UMM ini untuk memformalkan kerjasama-kerjasama yang telah lebih dulu terjalin. “UMM merupakan partner yang strategis dalam membantu Batu mengembangkan bidang-bidang pariwisata, pertanian organik, dan pendidikan,” kata ER sapaan akrabnya.

      Dengan dorongan dan dukungan dari UMM dalam bidang pertanian organik, katanya, juga dapat meningkatkan perekonomian Kota Batu. “Wilayah kami itu masih 50 persen lebih masih berupa hutan, 20 persen berupa lahan pertanian. Ini yang akan kami kembangkan supaya dapat menunjang perekonomian masyarakat,” tambahnya. (zul/han)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image