UMM Kembangkan Kebun Buah Unggul

Author : Administrator | Kamis, 12 November 2009 00:00 WIB

Berita UMM

 

Memelihara tanaman dan binatang, saat ini layaknya memilih pakaian. Saat ini, orang memilih tanaman dan binatang berdasarkan trend pasar. Pada tahun 2000an ikan koi melejit menjadi primadona. Tahun 2007 tanaman gelombang cinta menghentak pasar dengan harga mencapai puluhan juta. Namun dibalik fenomena tersebut, kita terlupa banyak tanaman dan binatang asli Indonesia mulai kehilangan habitatnya. Bila tidak dilestarikan, puluhan tahun kedepan tanaman dan bunga hanya tinggal nama.

Berawal dari fenomena itu, Pusat Studi Lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang (PSLK UMM) selalu berupaya menjaga serta melindungi lingkungan, terutama disekitar UMM. Setelah sukses menkonservasi tanaman langka Indonesia melalui Arboretum UMM. Kali ini PSLK mengembangkan lahan lebih dari 2000 m2 sebagai lahan konservasi buah unggul Indonesia. Langkah ini sudah dimulai September dengan proses penyiapan pengairan, penyiapan lahan dan saat ini memasuki proses penyiapan tanaman bunga.

Kebun Buah Unggul UMM terletak di area sebelah timur laboratorium teknik. Tepatnya di seberang sungai Brantas. Area ini sejak lama dimiliki UMM namun belum dimaksimalkan penggunaannya. Selama ini tanah seluas lebih 2000 m2 itu digunakan sebagai lahan pertanian.

Kepala PSLK UMM, Wahyu Wehandaka menyatakan, Kebun Buah unggul Indonesia  UMM nantinya akan mengedepankan 3 aspek, yakni konservasi, manfaat dan keindahan. Dosen biologi ini mengatakan, menanam tanaman tidak boleh sembarangan. Harus disesuaikan dengan masa tanam dan sesuai dengan kaidah konservasi. Mengenai keindahan, mulai bulan ini akan ditanam berbagai macam bunga yang ditanam mengeliling. Bunga mawar, alamanda, bouginvile, nusa indah dan alamanda telah dipersiapkan untuk mempercantik dan memberi kesan indah.

Mengenai manfaat, Wahyu mengatakan nantinya kebun akan dikembangkan menjadi laboraturium. Sejauh ini, PSLK akan menggandeng jurusan farmasi UMM untuk mengembangkan tanaman obat. Selain itu, tumbuhan paku telah dipersiapkan melengkapinya. “ Buah, bunga, tanaman obat dan tumbuhan paku akan menjadi one stop

Seperti Arboretum, kebun unggul Indonesia akan melibatkan civitas akademika UMM yang ingin menjadi kolektor buah unggul Indonesia. PSLK siap membantu perawatan serta pelestarian. Seperti durian montong, kelengkeng pingpong akan menjadi sebagian buah yang ada di kebun tersebut. Mulai bulan November ini, PSLK membuka pendaftaran kolektor buah unggul indonesia UMM. “Kebun unggul Indonesia akan memantapkan komitmen UMM di bidang lingkungan serta melengkapi fasilitas UMM sebagai Kampus Wisata,”pungkasnya. (rka)

 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image