UMM Bergegas Jadi Trendsetter Vokasi Bidang Kuliner Halal

Author : Humas | Rabu, 13 Februari 2019 16:39 WIB
Nawan Basuki (tengah). (Foto: Helmi/Humas)

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) segera membuka pendidikan vokasi di bidang kuliner. Chef nasional Nawan Basuki dihadirkan untuk berbicara seputar kemungkinan prospek yang bakal dijalankan UMM ke depan, Rabu, (13/02). Nawan ikut merumuskan kurikulum yang akan dipakai Pusat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi ini.

Di program studi yang diberi nama Halal Asian Culinary dan Halal Pastry and Baking ini Nawan meramalkan, dilaksanakannya pendidikan vokasi ini UMM akan ikut berkontribusi besar menyuplai tenaga kerja professional di bidang kuliner. Selain itu, berjalannya pendidikan vokasi ini bisa menjadi rujukan lembaga-lembaga lainnya.

Tujuan didirikannya untuk menghasilkan lulusan diploma yang profesional, mampu bekerja dengan baik di dalam struktur perusahaan besar. Lulusan juga mampu bekerja secara mandiri. “Kita akan mengajari peserta didik dari bagaimana mencuci tangan yang baik sampai pengemasan hingga marketing yang baik,” papar Nawan.

Baca juga: Dosen UMM Wakili Indonesia di 2nd ASEAN-India Youth Summit 2019

Dilanjutkan Nawan, selain menuntut tenaga kerja profesional, bekerja di perusahaan perlu pendidikan yang bisa menyiapkan peserta didik agar bisa memahami cara kerja perusahaan. Terlebih, Nawan berharap mahasiswa menjadi pioneer di bidang kuliner. Ini berkesuaian dengan citra yang dibangun Malang sebagai destinasi wisata halal.

“Dengan dijadikannya Malang sebagai destinasi wisata halal maka perlu tenaga kerja yang paham dengan konsep halal dalam kuliner. Halal sejak dari bahan mentah sampai proses pembuatan hingga penyajian. Dengan adanya tenaga kerja profesional di bidang ini, Malang sebagai destinasi wisata halal akan semakin mudah,” kata Nawan.

Baca juga: Mahasiswa UMM Jadi Teman Main dan Belajar Orang Asing

Selain vokasi di bidang kuliner, UMM juga merencanakan membuka sejumlah sekolah bidang keahlian lainnya. Yakni sekolah Desain dan Media, TIK dan Elektronika, Bisnis dan Manajemen, Kesehatan dan Hospitality, serta Agribisnis. sekolah keahlian ini akan dibangunkan gedung seluas 12,5 hektar di wilayah Karang Ploso, Kabupaten Malang.

Di kesempatan lain, rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. menyebut, didirikannya Pusat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi oleh UMM ini sebagai solusi dari daftar permasalahan tenaga kerja yang ada. “Dengan mengikuti program ini mereka nantinya disiapkan menjadi tenaga yang betul-betul terampil dan dapat diperhitungkan pasar,” pungkasnya. (usa/can)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image