UMM Bekali Dosen Ketrampilan Khusus Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa

Author : Humas | Senin, 26 Februari 2018 14:28 WIB
Agus Endra Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang Raya sedang menyapa dosen pada Training for Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan UMM di Hall Rusunawa UMM
Pertumbuhan jumlah rasio kewirausahaan secara nasional menjadi konsentrasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk membangun iklim kewirausahaan bagi mahasiswa. Berangkat dari hal tersebut, pada hari ini digelar Training for Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan UMM di Hall Rusunawa UMM, Senin (26/02).
 
Rektor UMM Fauzan menyampaikan, membangun jiwa kewirausahaan merupakan sejarah baru bagi UMM untuk menghadapi era millenial. Karenanya Fauzan berpesan kepada  149 peserta yang merupakan dosen perwakilan dari seluruh program studi agar mengintergrasikan perkembangan isu-isu terbaru dalam kegiatan belajar mengajar.
 
"Perubahan mindset dalam mengajar harus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar mahasiswa," tandasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang I Syamsul Arifin menyampaikan bahwa, UMM saat ini berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik sebagai upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan.
 
"Saat ini, perkembangan UMM menuntut kita  untuk membentuk profil lulusan yang berkualitas," jelas Syamsul.
 
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang II Nazaruddin Malik menyampaikan bahwa pengajaran kewirausahaan yang paling sulit adalah menumbuhkan kepekaan pada potensi usaha yang dapat dibangun.
 
"Mengajar kewirausahaan itu yang paling sulit membangun jiwa kewirausahaannya sendiri," tegas Nazaruddin.
 
Untuk mengasah hal ini, Nazarrudin menyampaikan bahwa UMM terus berupaya untuk membangun lingkungan sosial yang dapat membentuk semangat kewirausahaan bagi semua civitas akademika.
 
"UMM saat ini berusaha membangun lingkungan sosial yang memberikan ruang berekspresi bagi seluruh elemen universitas," jelas Nazzarudin.
 
Menambahkan Nazaruddin, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang Agus Endra menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreuner dibutuhkan  keuletan dan ketelatenan. Kedua hal tersebut sudah menjadi hal yang wajib dimiliki seorang wirausahawan.
 
"Entrepreneur itu cuma butuh dua hal, ulet dan telaten," jelas Agus.
 
Khusus bagi mahasiswa menurut Agus, bidang usaha yang paling tepat adalah yang berhubungan dengan teknologi  karena memiliki peluang yang besar untuk berkembang.
 
"Kewirausahaan yang berhubungan dengan teknologi akan menjadi usaha yang berkelanjutan,"tandas Agus.
 
Dalam gelaran ini, seluruh dosen yang hadir  di bekali beberapa materi diantaranya perkembangan bentuk kewirausahaan di era digital, Focus Group Discussion_ (FGD) untuk merancang Bussines  Plan, Self Management: Self Assessment, serta Business Capital Access.
 
Usai training dilaksanakan, nantinya akan dibuka Kelas Khusus Karir dan Kewirausahaan bagi mahasiswa semester akhir yang ditempuh dan diselesaikan dalam beberapa pertemuan. Harapannya, semua lulusan UMM siap menjadi wirausahawan.
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image