Tips Mendapatkan Beasiswa ke Amerika ala Alumni Fulbright

Author : Humas | Jum'at, 20 September 2019 10:31 WIB
Mahasiswa UMM sedang mencari informasi seputar kuliah di US (Foto: Rizky/Humas)
Siapa yang tidak kenal United States of Amerika (USA), apalagi jika berkesempatan untuk bisa kuliah di negeri Paman Sam ini. Dr. Ike Sari Astuti selaku alumni dari program Fulbright yakni sebuah program beasiswa untuk pertukaran pelajar internasional untuk sarjana, pendidik, mahasiswa pasca sarjana dan profesional, turut berbagi tips mendapatkan beasiswa bergengsi ini. 
 
“Pertama, kalian harus tau mau mengambil apa ingin belajar apa atau terkait dengan yang mau diteliti itu apa saat di USA. Selanjutnya atau yang kedua, yakni mempersiapkan berkas-berkas yang akan dikirim dan ketiga harus tahu banget subjek apa yang harus diambil dan kita bisa memperkirakan berapa lama jangka waktu kuliah kita di sana,” ucap Ike saat mengisi di Basement Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (19/9).
 
Baca Juga: Sensasi Asik Berkebun Ala Agribisnis Corner UMM
 
“Yang aku tahu, UMM ngasih tempat. Kalo fasilitas lain lebih dari American Corner (Amcor), US Embassy, dan American Indonesian Exchange Foundation (Aminef), dan yang pasti datang ke acara seperti ini turut memotivasi kita untuk melajutkan Master,” lanjutnya.
 
Setidaknya ada empat pemateri yang menghadiri U.S Graduate Fair 2019 ataupun Educatian USA, yakni Austin Simon dari NYU-School of Professional Studies, Robert Coffey dari Michigan State University, Susan Carvalho berasal dari University of Alabama dan Dr. Ike Sari Astuti dari Fullbright Alumni.
 
Sedangkan Susan Carvalho berasal dari University of Alabama menjelaskan tentang peluang kerja saat kuliah di Amerika, pekerjaan di kampus baik yang terkait dengan sesuai bidang maupun yang belum dirilis. Karena sebagian besar universitas memiliki daftar online (setidaknya gaji pekerjaan minimum US dengan upah 7,25 US Dollar/jam).
 
Baca juga: Dosen Peternakan UMM: Bioteknologi, Solusi Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan
 
“Dan ini adalah  saat yang tepat untuk memulai perjalanan belajar ke Amerika serta memperkuat hubungan baik antara Amerika dan Indonesia,” tandas Mark McGovern, Konsul Jenderal di Konsulat Jenderal (Konjen) AS untuk Indonesia kawasan Timur, saat memberikan sambutan dalam pembukaan US Graduate Fair 2019. 
 
“Ini artinya kita memiliki tanggung jawab, tanggung jawab bersama. Tentu saja untuk dapat ke Amerika tidak bisa sembarangan. Kita harus memiliki persiapan yang matang agar mampu membawa nama Indonesia dan Unversitas Muhammadiyah Malang di kancah dunia,” pungkas Dr. Fauzan. M.Pd selaku rektor UMM dalam kesempatan yang sama. (riz/can)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image