Taufan dan Malik Raih Eagle Awards MetroTV

Author : Humas | Kamis, 19 November 2009

 

Akhirnya dua mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Taufan Agustian dan Abdul Malik, mencapai puncak prestasi di Eagle Awards Documentary Competition (EADC) 2009. Tadi malam (24/10) keduanya dinobatkan sebagai pemenang ide cerita terbaik untuk film “Merajut Impian Dibalik Catwalk Jalanan”. Tak hanya itu, film tersebut juga memperoleh dukungan terbanyak dari pemirsa sehingga meraih film favorit pilihan pemirsa.

Film dokumenter karya penggagas komunitas  pecinta sinematografi “Makmoer Sedjahtera” itu bercerita tentang festival fashion massal di Jember. Taufan cukup menguasai tema ini karena dia memang mahasiswa asal kota itu. “Dari dulu saya punya obsesi untuk memfilmkan festifal ini,” kata Taufan.

EACD adalah ajang kompetisi film dikumenter yang diselenggarakan secara tahunan oleh Metro TV. Tahun ini, penjurian Final Eagle Awards telah dilakukan pada hari ini tanggal 20 oktober 2009 jam 11.00-14.00 di MetroTV. Pada awalnya anggota dewan juri yang akan memilih Film Terbaik dan Film Rekomendasi Juri adalah Nia Dinata, Jajang C Noer dan Yudhi Soerjoatmodjo. Namun karena Yudhi Soerjoatmodjo sakit maka digantikan oleh Garin Nugroho.

Kriteria dalam penjurian final kali ini jauh lebih lengkap dibandingkan pada tahun lalu. Pada tahun ini kriteria penjurian tidak hanya pada alur cerita, namun juga bagaimana penyajian sudut pandang, bagaimana kedekatan karakter dapat digambarkan dengan baik dan kelancaran dalam merjemahkan tema besar eagle awards 2009 "Indonesia Kreatif".
            Atas prestasi itu, Taufan dan Malik memperoleh penghargaan dari Metro TV dan hadiah berupa seperangkat portable editing. Keduanya menjadi kebanggaan jurusan Ilmu Komunikasi, setelah tahun lalu jurusan ini juga meloloskan finalis pada ajang yang sama.

            Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Joko Susilo, mengaku sangat bangga atas prestasi ini. Sebab, dengan demikian upaya menggali potensi bakat mahasiswa  yang dilakukan oleh jurusannya selama ini telah membuahkan hasil. Di jurusan Komunikasi UMM, memang selalu diadakan kompetisi iklan cetak dan audio visual. “Tahun ini kita akan mulai dengan kompetisi film pendek dan liputan dokumenter atau investigasi,” kata Joko. (nash)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image