Snack Diet Sunnah Kurma Isi Cokelat THAMR Produksi Mahasiswa UMM

Author : Humas | Selasa, 02 Oktober 2018 16:04 WIB
 
 
Kurma. Buah asal negeri timur tengah ini akrab dan disukai para orang tua. Memiliki rasa manis dan banyak khasiat, sayangnya oleh-oleh khas jema’ah haji dan umroh ini tidak begitu diminati anak muda. 
 
Melihat fenomena ini, seorang mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Meita Hanifatus Shobiroh mencoba berkreasi membuat snack berbahan kurma yang dapat mencuri hati anak muda. Ia mengajak dua rekannya, Ulinnuha Lailanur Mawarni dan M. Guntur Purwodi yang merupakan salah satu mahasiswa kampus negeri di Malang, untuk berinovasi memproduksi Snack Diet Sunnah, Kurma Isi Cokelat THAMR. 
 
“Kita ingin mengenalkan bahwa kurma itu bukan hanya untuk lansia saja. Melalui produk kami, anak muda juga bisa menyukai kurma dengan berbagai varian rasa yang ditawarkan,” paparnya, Selasa (2/10).
 
Selain menyajikan berbagai varian rasa, kemasan yang didesain cantik dan menarik serta harga yang terjangkau menjadi andalan Meita memasarkan produknya. Meita pun memaparkan beberapa kelebihan lain yang ditawarkan snack sehat ini seperti kaya serat, tanpa tambahan gula, dapat memperkuat tulang, mempercatik kulit, menjaga tekanan darah hingga memelihara kesehatan jantung. 
 
“Kurma ini juga tanpa bahan pengawet dan pemanis tambahan, soalnya dari kurmanya sendiri sudah manis banget, jadi para lansia tidak perlu khawatir diabetes. Meskipun tanpa pengawet buatan, kurma isi coklat THAMR bisa tahan satu tahun asal tidak terkena sinar matahari langsung,”paparnya. 
 
Menawarkan penganan nikmat dengan harga ekonomis, Kurma Isi Cokelat Thamr tersebut dijual dengan dua pilihan kemasan. Kemasan premium berisi 8 buah kurma seharga Rp. 8 ribu  dan kemasan medium 0,5 kg seharga Rp. 50 ribu. Menggunakan sistem online, produk yang segera memiliki varian rasa keju ini sudah menjamah seluruh daerah di Pulau Jawa, Lombok hingga Sumatera. Meita pun mengantongi untung yang cukup lumayan mencapai jutaan rupiah setiap bulannya.
 
“Kemarin lebaran itu kita kirim-kirim ke luar pulau juga, ke Lombok sampai ke Pekanbaru. Alhamdulillah sudah mencapai jutaan rupiah tiap bulannya,”pungkasnya. (aan/sil)
Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image