Senam dan Kerja Bakti Warnai Gerakan Go Green and Clean UMM

Author : Humas | Sabtu, 07 Februari 2015 09:52 WIB

GERAKAN Go Green and Clean di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berlanjut. Setelah tahun lalu meluncurkan ratusan sepeda angin untuk mobilitas di dalam kampus, kini ada jadwal rutin senam masal dan bersih-bersih lingkungan secara gotong royong. Kegiatan yang diikuti seluruh pimpinan, dosen dan karyawan itu digelar tiap hari Sabtu, mulai hari ini, (7/2).

      Pagi-pagi ratusan peserta sudah mengikuti senam di helipad UMM yang dipandu seorang instruktur senam. Mereka tampak bersemangat dan ceria menikmati gerakan yang kadang sulit ditirukan. Bagi sebagian yang terbiasa mengikuti senam tidak menjadi masalah. Sebaliknya bagi yang baru pertama ikut, gerakannya nampak sekenanya sehingga mengundang tawa peserta di sekelilingnya yang melihat. “Sulit juga ternyata,” kata dekan FAI, Faridi yang ikut senam di barisan paling tengah bersama-sama seluruh jajarannya.

      Pembantu Rektor II, Fauzan, mengatakan senam dan kerja bakti tiap Sabtu ini tak hanya mengajak hidup sehat tetapi juga menjaga kebersamaan. Dengan berkumpul untuk senam bersama di helipad lalu kembali ke unit masing-masing untuk bersih-bersih kantor akan memupuk tanggung jawab bersama atas kesehatan dan kebersihan kampus. “Ini bagian dari gerakan mencintai kampus yang bersih, sehat dan rukun,” katanya.

      Lebih lanjut, PR II, menambahkan sebagai kampus yang telah memiliki ribuan staf UMM memandang perlu untuk terus memperkuat rasa memiliki. Dengan demikian diharapkan semua lini di kampus ini menjadi bagian penting untuk menjaga eksistensi kampusnya hingga anak turunnya kelak. “Prinsipnya kami ingin semua sehat, bekerja sungguh-sungguh, ihlas sebagai ibadah, dan tentu rukun,” lanjur Fauzan.

      Tahun ini UMM memang mengukuhkan kembali sebagai tahun Go Green and Clean. Kampus swasta terbesar ini mulai menata agar kendaraan bermotor nantinya tidak melintas dan berseliweran di dalam area kampus. Untuk itu UMM menyediakan sepeda pancal sebagai pengganti lalu lintas yang sehat. Arean parkir sepeda motor dan mobil akan diletakkan di ring luar kampus. UMM telah membebaskan tanah seluas 1,5 hektar khusus untuk area parkir di depan kampus III. “Saat ini mengerjaan paving, jalan dan jembatan di area parkir ini dalam tahap penyelesaian,” terang Fauzan.

      Sedangakan di berbagai area akademik dan sarana ibadah diharamkan untuk merokok. Aturan ini sudah diedarkan sejak tahun lalu. Seluruh sivitas akademik dan tamu hanya boleh merokok di area-area tertentu. Meski demikian belum semua pihak menyadari hal ini sehingga perlu sosialisasi lebih lanjut. “Memang perlu waktu membiasakan untuk tidak merokok di sembarang tempat,” kata Kepala Biro Umum, Muslimin Machmud.

      UMM dikenal sebagai kampus yang bersih dan hijau. Kampus ini sering dijuluki sebagai kampus wisata karena suasananya yang indah dan nyaman. Ke depan, UMM juga akan mengintegrasikan kampus dengan Taman Rekreasi Sengkaling yang sudah diakusisinya. “Jalan tembus dari kampus ke Sengkaling insya Allah segera bisa digunakan,” tutur Muslimin. (nas) 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image